- Sebuah mobil pikap bermuatan rombongan pemudik tujuan Jawa Tengah mengalami kecelakaan tunggal di Ciamis pada Kamis (19/3/2026) pukul 20.50 WIB.
- Diduga akibat pengemudi sangat mengantuk, mobil tersebut kehilangan kendali dan menabrak keras beton pembatas jalan di Tanjakan Cibeka.
- Tiga korban luka serius dari kecelakaan tersebut segera dievakuasi warga dan desa menuju RSOP Cijeungjing untuk perawatan medis intensif.
SuaraJabar.id - Perjalanan panjang menuju kampung halaman rupanya harus dibayar mahal oleh sebuah rombongan pemudik pada Kamis malam (19/3/2026).
Di bawah temaramnya lampu jalan, ambisi mereka untuk segera tiba di Jawa Tengah terhenti paksa akibat rasa kantuk yang tak tertahankan.
Kecelakaan tunggal yang nyaris merenggut nyawa itu terjadi di salah satu titik paling rawan di Ciamis yaitu Tanjakan Cibeka, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing.
Sebuah mobil pikap (L300) bernomor polisi B 9574 BAI yang melaju membelah malam, mendadak kehilangan kendali dan berakhir nahas setelah moncong kendaraannya menghantam keras beton pembatas jalan.
Kepala Desa Karangkamulyan, Uus Uswandi, yang turun langsung ke lokasi kejadian, membeberkan kronologi insiden tersebut.
Menurutnya, petaka itu terjadi saat jarum jam menunjuk pukul 20.50 WIB, waktu di mana fisik pengendara biasanya mulai mencapai titik kelelahan.
“Mobil pikap tersebut melaju dari arah Barat (pusat kota Ciamis). Dugaan kuat kami di lapangan, sang pengemudi sudah sangat mengantuk. Akibat kelelahan, ia kehilangan fokus sesaat, kemudi mobil oleng tajam ke sebelah kiri jalan, dan langsung menyeruduk keras pembatas jalan,” urai Uus menggambarkan detik-detik kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun aparat desa, kendaraan bak terbuka tersebut diketahui membawa rombongan pemudik yang hendak merayakan Lebaran di kampung halamannya di daerah Jawa Tengah.
Namun, alih-alih berkumpul dengan sanak saudara, perjalanan mereka malam itu harus berbelok darurat ke ruang gawat darurat (UGD).
Baca Juga: Malam Horor di Pamarican: Pria Misterius Ngamuk Acungkan Golok, Evakuasi Berlangsung Dramatis
Hantaman keras di bagian depan mobil menyebabkan sang sopir beserta dua orang penumpangnya mengalami luka-luka yang cukup serius.
Mendengar suara benturan keras, warga sekitar Tanjakan Cibeka tak tinggal diam. Bersama aparat desa setempat, mereka bergegas memberikan pertolongan pertama, mengevakuasi tubuh ketiga korban yang terguncang dari dalam kabin L300 yang ringsek di bagian depan.
“Alhamdulillah, evakuasi berjalan cepat. Ketiga korban luka sudah langsung kami larikan menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Orthopedi (RSOP) Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, untuk segera mendapatkan penanganan medis intensif,” tegas Uus bernapas lega.
Imbas dari insiden dan proses evakuasi korban di tengah jalan arteri tersebut, arus lalu lintas lintas provinsi sempat mengalami kemacetan dan tersendat. Namun, kondisi itu tak berlangsung lama.
“Hanya terhambat sesaat saat proses evakuasi korban. Setelah bangkai kendaraan L300 berhasil didorong dan dievakuasi ke bahu jalan, arus lalu lintas dari kedua arah kini sudah kembali mengalir normal,” tambahnya.
Di pengujung keterangannya, Uus tak bosan-bosannya menitipkan pesan keselamatan (warning) bagi ribuan pemudik lainnya yang akan melintasi wilayah desanya.
Tag
Berita Terkait
-
Malam Horor di Pamarican: Pria Misterius Ngamuk Acungkan Golok, Evakuasi Berlangsung Dramatis
-
Niat Betulin Aki Berujung Petaka: Suzuki Pikap Ludes Terbakar di Jalur Mudik Sumedang
-
Drama War Tiket Lebaran: Gagal Tembus Purwokerto, Pemudik Kiaracondong Pakai Siasat Kereta Estafet
-
Sapi Ngamuk Lari 5 KM dari Nagreg ke Garut, Pemudik Motor Tumbang Diseruduk
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang
-
5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital
-
Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini
-
Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih