- Pada Senin sore (23/3/2026), Iyep Yudiana (47) meninggal saat menyelamatkan bocah Panji Raspati (7) dari terseret arus di Pantai Padabumi, Tasikmalaya.
- Iyep Yudiana, seorang ASN dari Bogor, tanpa ragu terjun menolong Panji yang tersapu ombak besar saat bermain air di lokasi tersebut.
- Petugas berhasil mengevakuasi kedua korban; Panji selamat namun kritis, sementara Iyep dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam di lokasi kejadian.
Di ranjang sebelah, nyawa bocah berusia 7 tahun itu masih bergelut dengan maut. Kepala Puskesmas Cikalong, Dudi Gandan, mengungkapkan bahwa kondisi Panji masih sangat kritis.
“Kondisi korban anak-anak saat tiba hingga malam ini masih belum sadarkan diri (koma). Tim medis kami tengah berupaya dan menangani secara maksimal dengan peralatan Life Support di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD),” lapor Dudi.
Kepergian Iyep Yudiana meninggalkan duka mendalam tak hanya bagi keluarganya di Bogor, tetapi juga bagi warga Tasikmalaya yang menyaksikan pengorbanan tanpa pamrihnya. Tragedi ini kembali menjadi alarm keras dari kepolisian dan penjaga pantai (Life Guard) bagi seluruh wisatawan.
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Aksi Heroik Berujung Duka, ASN Meninggal Dunia Usai Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Padabumi Tasikmalaya"
Berita Terkait
-
Tragedi Ujunggenteng 3 Nyawa Melayang, Penyelamat Ayah dan Anak Ditemukan Nelayan Pagi Ini
-
Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini
-
Jalur Selatan Garut Tak Lagi Macet, Limbangan-Malangbong Kini Lancar Jaya
-
Lansia Tasikmalaya Ditelantarkan Sopir Elf, Jalan Kaki 3 Km dalam Kebingungan Demi Bisa Pulang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba