- Kereta CommuterLine dan KRD terlibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam pukul 20.55 WIB.
- Insiden adu kepala tersebut menyebabkan sejumlah penumpang serta petugas mengalami luka-luka dan dilaporkan meninggal dunia.
- PT KAI memprioritaskan evakuasi penumpang serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani korban di lokasi kejadian.
SuaraJabar.id - Pasca insiden kecelakaan kereta api yang melibatkan Kereta CommuterLine dan Kereta Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam WIB, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) secara tegas memfokuskan seluruh upaya pada evakuasi para penumpang. Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf mendalam kepada seluruh pelanggan atas kejadian nahas yang menelan korban luka-luka tersebut.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan resminya, menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah keselamatan dan penanganan korban.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin,” kata Anne Purba.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” tambahnya.
KAI mengkonfirmasi bahwa seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan.
Berdasarkan informasi yang didapat, CommuterLine sedang berhenti di jalur 1 menuju Cikarang atau arah timur. Beberapa saat kemudian, kereta jarak jauh dari arah barat memasuki jalur yang sama dan langsung menabrak CommuterLine.
Adapun berdasarkan informasi awal yang diterima kecelakaan terjadi pada pukul 20.55 WIB. Kereta dilaporkan mengalami tabrakan adu kepala atau head to head dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST).
Hingga berita ini diturunkan, laporan sementara mencatat adanya sejumlah korban dalam insiden tersebut.
Berdasarkan data awal, terdapat empat orang korban dengan rincian satu orang petugas kebersihan (cleaning service) dan tiga orang penumpang dalam kondisi terjepit material kereta.
Baca Juga: Tragedi Stasiun Bekasi Timur: Dua Kereta Tabrakan Adu Kepala, Basarnas Kirim Tim Elit
Selain itu, dilaporkan adanya dua kru dan empat orang lainnya dalam status meninggal dunia (MD), namun data ini masih terus diperbarui. Informasi terbaru masih menunggu konfirmasi lanjutan dari Basarnas dan KAI. [Antara].
Tag
Berita Terkait
-
Tragedi Stasiun Bekasi Timur: Dua Kereta Tabrakan Adu Kepala, Basarnas Kirim Tim Elit
-
KRD Tabrak CommuterLine di Stasiun Bekasi Timur, Penumpang Luka-luka
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Resmi Ditutup! Plt Bupati Bekasi Segel TPS Ilegal Sriamur yang Beroperasi Belasan Tahun
-
KPK Kejar Bukti Baru, Pegawai Lippo Cikarang Diperiksa Terkait Suap Ade Kunang
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain