Andi Ahmad S
Rabu, 01 Juli 2026 | 18:43 WIB
tato Yunita Love Taufik di tubuh korban
Baca 10 detik
  • Polda Jabar mengonfirmasi penemuan tato wajah tersangka Taufik Hidayat dan tulisan "Love Topik TH" pada tubuh korban penyekapan berinisial YTR.
  • Penyidik menemukan adanya pola kekerasan fisik dan pembatasan interaksi sosial yang dilakukan tersangka terhadap korban selama masa hubungan mereka.
  • Pihak kepolisian masih mendalami dugaan kekerasan seksual serta menunggu hasil pemeriksaan psikologi untuk melengkapi berkas penyidikan perkara tersebut.

SuaraJabar.id - Polda Jabar membenarkan adanya gambar tato berupa wajah tersangka Taufik Hidayat di tubuh korban penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita berinisial YTR.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan.

Dia mengatakan penyidik menemukan beberapa tato pada tubuh korban, termasuk gambar wajah tersangka dan tulisan “Love Topik TH”.

“Tato yang ada di tubuh korban ini memang kami benarkan. Ada beberapa tulisan, love topik TH, dan juga ada gambar daripada tersangka di badan korban. Ini tentu saja mungkin bagian daripada love bombing yang terjalin dari keduanya,” kata Hendra, dilansir dari Antara, Kamis (1/7/2026).

Hendra menjelaskan, berdasarkan hasil pendalaman sementara, hubungan korban dan tersangka tidak hanya sebatas kedekatan emosional. Penyidik menemukan adanya dugaan pembatasan interaksi sosial terhadap korban yang kemudian berkembang menjadi kekerasan fisik.

“Tetapi tentu saja ada perilaku-perilaku yang dilakukan oleh TH ini yang berakhir kepada pembatasan interaksi sosial, yang akhirnya mengarah kepada kekerasan fisik,” ujarnya.

Selain itu, Hendra mengatakan pihaknya juga masih mendalami kemungkinan adanya tindak pidana kekerasan seksual terhadap korban.

Petugas kepolisian saat menggiring pelaku penganiayaan dan penyekapan yakni Taufik Hidayat untuk menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (23/6/2026). ANTARA/Rubby Jovan

“Ada beberapa publik yang meyakinkan kita bahwa tidak menutup kemungkinan adanya aksi kekerasan seksual. Masih kita dalami dan tim tetap profesional, tetap berhati-hati, dan kita mengikuti regulasi yang ada,” katanya.

Menurut dia, penyidik masih mengumpulkan alat bukti, termasuk menunggu hasil pemeriksaan psikologi dan psikiatri terhadap korban maupun tersangka untuk melengkapi proses penyidikan.

Baca Juga: Luka Parah hingga ke Kaki, Pemulihan Korban Penyekapan Taufik Hidayat Butuh Waktu Setahun

“Perkembangan dari dasar psikologi, dasar psikiatri yang kami lakukan kepada keduanya, baik tersangka ataupun korban, ini tetap masih berlangsung dan akhirnya masih kita tunggu perkembangannya,” ujar Hendra.

Ia menambahkan seluruh rangkaian peristiwa masih terus didalami guna memastikan kronologi secara utuh sebelum penyidik menyimpulkan unsur-unsur pidana dalam perkara tersebut.

Load More