Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:19 WIB
Ajang pacuan kuda nasional Indonesia's Horse Racing (IHR) Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Seri I Indonesia Derby 2026 atau Indonesia Derby 2026 digelar Minggu, 26 Juli 2026. (Dok: Sarga.co)

SuaraJabar.id - Ajang pacuan kuda nasional Indonesia's Horse Racing (IHR) Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Seri I Indonesia Derby 2026 atau Indonesia Derby 2026 selesai digelar Minggu, 26 Juli 2026. Lebih dari 24.000 penonton memadati Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat, menyaksikan 154 kuda pacu terbaik Indonesia bertarung meraih prestasi. Kontingen Sulawesi Utara meraih poin tertinggi dari 8 pacuan utama yang masuk ke dalam Kejurnas disusul Kontingen Jawa Barat dan Jawa Tengah di posisi kedua dan ketiga.

Kuda Zilong Rimboka (Sulawesi Utara) meraih gelar Indonesia Derby 2026 di Kelas 3 Tahun Derby 2.000 meter, unggul dari Monochrome (Sulawesi Utara) yang naik podium 2 dan Suntora Berjaya (Jakarta) di podium 3. Kemenangan ini menjadi salah satu kunci keberhasilan Kontingen Sulut keluar sebagai juara umum Kerjurnas Seri I.

Founder & CEO Susi Air Susi memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Indonesia Derby 2026 di Pangandaran. (Dok: Sarga.co)

Sejumlah kuda dari Jawa Barat menjuarai beberapa kelas penting yang membuat kontingen meraih poin tinggi. Kuda Fiona of Khalim dan Marino the King menjadi yang terbaik di Kelas 3 Tahun Remaja 1.600 meter dan Kelas 2 Tahun Pemula A/B 1.400 meter. Sementara Princess Gavi dan Scarlett the Queen meraih podium 2 masing-masing di Kelas 4 Tahun A/B jarak 2.000 meter dan Kelas 2 Tahun Pemula C/D jarak 1.200 meter.

Kontingen Jawa Tengah mencuri poin di 3 kelas lewat kemenangan Kuda Lord Montjeu T.A. di Kelas 3 Tahun THB INA 1.600 meter, YA Tarim TA podium 2 di Kelas 4 Tahun C/D 1.600 meter, dan Nasron Aziza T.A. podium 3 Kelas 2 Tahun THB INA 1.400 meter.
Di Kelas 4 Tahun A/B jarak 2.000 meter yang termasuk salah satu kelas paling bergengsi, Kontingen Papua Selatan menempatkan 2 kuda peraih podium melalui Kashmir BB di podium 1 dan Duke BB di podium 3.

Sebanyak 54 kuda meraih posisi podium di 18 kelas dan memenangkan total hadiah Rp1 Miliar. King Halim Stable mencatatkan diri sebagai stable dengan posisi podium terbanyak yaitu 5 podium, diikuti kolaborasi BHM Stable & Djons Stable, Miranda Stable, dan Tombo Ati Stable yang masing-masing meraih 3 podium. Joki Angel Manarisip menjadi joki dengan perolehan podium terbanyak sebanyak 6 podium, disusul Falentino Sangian dan Jemmy Runtu sebanyak masing-masing 4 posisi podium.

Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa sendiri merupakan satu dari hanya dua track pacuan kuda tepi pantai di seluruh dunia. Dengan pemandangan Samudera Hindia, Indonesia Derby tahun ini menyajikan pengalaman menonton pacuan kuda yang memadukan kompetisi prestisius dengan pesona keindahan alam.

Pada Indonesia Derby ini juga SARGA.CO memulai live streaming perdana dalam Bahasa Inggris, yang pada tahap awal dapat diikuti melalui Youtube channel Indonesias Horse Racing. Memproduksi sebuah world feed untuk audiens internasional merupakan salah satu implementasi dari tema IHR 2026 yaitu Race to the World Stage.

CEO SARGA.CO Nugdha Achadie, mengatakan, "Hari ini kami menyaksikan antusiasme yang tinggi bukan saja dari kontingen-kontingen yang telah mengirimkan atet-atlet terbaik untuk berlaga di Indonesia Derby, tapi juga dari masyarakat luas yang sejak pagi hari telah memadati Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa. Hal ini menjadi bukti bahwa pacuan kuda terus berkembang di Indonesia dan, dengan komitmen bersama kita bisa membawa pacuan kuda menjadi sportainment modern yang semakin diminati oleh masyarakat."

Ketua Komisi Pacu PP PORDASI Munawir menjelaskan, "Kejurnas Seri I Indonesia Derby yang mempertandingkan kelompok umur akan diikuti Kejurnas Seri II yang mempertandingkan kelompok ketinggian, untuk menentukan kontingen daerah pemenang Piala Bergilir Presiden Republik Indonesia. Kedua Kejurnas diselenggarakan di tempat yang berbeda sebagai bagian dari pembinaan atlet agar dapat juga berkompetisi di tingkat internasional.”

Baca Juga: IHR: Indonesia Derby 2026 Padukan Adu Cepat Kuda Terbaik dengan Keindahan Arena Tepi Pantai

Founder & CEO Susi Air Susi Pudjiastuti menambahkan, "Kami memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Indonesia Derby 2026 di Pangandaran. Kami berharap Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai pusat ajang berkuda nasional secara berkelanjutan, serta dapat menjadi tuan rumah event pacuan kuda tingkat nasional setiap tahunnya.”

Indonesia Derby 2026 merupakan kejuaraan kelima dari 8 kejuaraan dalam kalender IHR 2026, juga dihadiri sederet selebritas, antara lain Surya Insomnia. (Dok: Sarga.co)

Director of Sales NEP Middle East & Asia (Southeast Asia) Sherman Tan mengatakan, "Kami berharap kolaborasi NEP dengan SARGA.CO, yang diawali pada Indonesia Derby hari ini, dapat menghasilkan produk broadcasting yang semakin berkualitas, sebagai persiapan memperkenalkan pacuan kuda Indonesia kepada audiens global sekaligus mendorong tumbuhnya perhatian dan minat yang lebih besar dari komunitas pacuan kuda internasional.”

Indonesia Derby 2026 merupakan kejuaraan kelima dari 8 kejuaraan dalam kalender IHR 2026, setelah Jateng Derby pada bulan Februari, Triple Crown Serie 1 & Piala Raja Mangkunegaran pada bulan April, Triple Crown Serie 2 pada bulan Mei, dan Piala Paku Alam pada bulan Juni. Indonesia Derby 2026 akan diikuti oleh IHR Cup di Sumatera Barat pada bulan Agustus.

IHR Indonesia Derby 2026 didukung oleh Arsari Tambang, Pertamina, Japfa, Fortis, Susi Air, Kereta Api Indonesia (KAI), Blue Blood Stable, Nata de Coco, dan Cleo. ***

Load More