- Seorang perempuan berusia 19 tahun bernama SD nyaris menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pria di Sukabumi pada Rabu malam, 29 Juli 2026.
- Aksi pelaku gagal setelah korban melakukan perlawanan sengit dan sebuah mobil melintas di lokasi perkebunan karet Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.
- Korban selamat meskipun kehilangan telepon genggam serta uang gajinya, dan pihak keluarga berencana melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tegalbuleud.
SuaraJabar.id - Keberanian seorang perempuan berusia 19 tahun melawan pelaku diduga berhasil menggagalkan percobaan pelecehan seksual.
Aksi bejat itu nyaris terjadi di kawasan perkebunan karet PTPN Cikaso, ruas Jalan Nasional Surade–Tegalbuleud, tepatnya di wilayah Kiara Ayunan, Kampung Cibugel, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Rabu (29/7/2026) malam.
Korban berinisial SD (19), warga Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, dilaporkan selamat setelah melakukan perlawanan saat diduga hendak menjadi korban kekerasan seksual. Aksi pelaku juga diduga terhenti setelah sebuah mobil melintas di lokasi kejadian.
Kepala Desa Sirnasari, Miftahudin, membenarkan bahwa korban merupakan warganya. Ia mengatakan korban bekerja di sebuah apotek di wilayah Surade sejak lulus sekolah menengah atas sekitar dua tahun lalu.
"Korban memang warga Desa Sirnasari. Usianya sekitar 19 tahun. Ayahnya sedang merantau bekerja di luar Pulau Jawa, sehingga di rumah hanya bersama ibunya dan sering juga tinggal di rumah neneknya di Desa Ciparay," kata Miftahudin melansir Sukabumiupdate--jaringan Suara.com, Kamis (30/7/2026).
Berdasarkan informasi awal yang diterimanya, korban dijemput oleh seorang pria yang diduga telah dikenalnya dari lingkungan tempat kerja. Setelah itu, korban dibawa menuju kawasan Tegalbuleud.
"Informasi sementara yang kami terima, korban dijemput oleh terduga pelaku di tempat kerjanya, kemudian dibawa ke arah Tegalbuleud. Setibanya di kawasan kebun karet, korban diduga hendak menjadi korban kekerasan seksual. Beruntung korban melakukan perlawanan, dan ada pengendara mobil yang melintas sehingga aksi tersebut tidak sampai terjadi," ujarnya.
Usai gagal menjalankan dugaan aksinya, pelaku diduga membawa kabur telepon genggam milik korban beserta uang hasil gaji yang baru diterimanya sebelum melarikan diri dari lokasi.
Korban kemudian memperoleh pertolongan dari pengendara mobil yang melintas dan berhasil keluar dari lokasi kejadian dengan selamat.
Baca Juga: Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
Sementara itu, Kepala Desa Ciparay, Asep Saepudin, yang juga merupakan kerabat korban, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihak keluarga, kata dia, akan menempuh jalur hukum agar kasus tersebut diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
"Korban merupakan anak dari adik istri saya. Kejadian pada Rabu malam itu memang benar. Sebagai pihak keluarga, kami akan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Tegalbuleud agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.
Hingga kini, kasus dugaan percobaan pemerkosaan disertai dugaan perampasan tersebut masih dalam penanganan kepolisian. Identitas terduga pelaku belum diumumkan secara resmi, sementara aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap dan memburu pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi