- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meluapkan amarah saat melakukan inspeksi mendadak penebangan pohon liar di Jalan LLRE Martadinata.
- Pemerintah Kota Bandung menyegel lokasi kejadian karena sepuluh pohon tua ditebang secara sembarangan tanpa mengantongi izin resmi.
- Pemkot Bandung menyiapkan laporan hukum kepada Gubernur Jawa Barat dan Kementerian Lingkungan Hidup agar diproses pidana.
SuaraJabar.id - Jegat media sosial dihebohkan dengan video viral Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengamuk saat sidak penebangan pohon.
Farhan murka setelah mendapati 10 pohon tua ditebang secara sembarangan tanpa mengantongi izin resmi di kawasan Jalan LLRE Martadinata.
Dalam video yang beredar, awalnya Farhan mengecek lokasi penebangan pohon yang berada di sebuah bangunan lapangan padel.
Murka mantan artis itu tak terbendung setelah sejumlah orang menertawakan kehadirannya di lokasi.
"Jangan ketawa lu, gua serius gua segel ni tempat," hardik Farhan,
"Begitu terbukti ini tempat, bayar orang potong pohon disini gua segel semuanya. Ketawa lu sekarang, ayo ketawa," tambahnya.
Sementara melansir ANTARA, Farhan mengatakan Pemkot Bandung telah mengambil langkah awal dengan menyegel lokasi penebangan dan menyiapkan laporan untuk disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Kementerian Lingkungan Hidup.
"Penebangan pohon ini melanggar aturan. Saya akan mengangkat persoalan ini langsung kepada Pak Gubernur agar diproses secara pidana karena berpotensi merupakan pelanggaran hukum yang cukup berat," tegasnya.
Menurut dia, dugaan pelanggaran tersebut tidak hanya bertentangan dengan peraturan daerah yang berlaku di Kota Bandung, tetapi juga diduga melanggar surat edaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengenai moratorium penebangan pohon.
Baca Juga: Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi
Karena itu, Pemkot Bandung akan melaporkan kasus tersebut kepada penegak hukum lingkungan hidup guna memastikan proses penyelidikan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kita akan laporkan juga ke Gakkum Lingkungan Hidup di kementerian. Ini bukan persoalan ringan," ujarnya.
Farhan mengaku geram melihat pohon-pohon yang ditebang karena sebagian merupakan pohon berusia tua yang memiliki fungsi penting sebagai peneduh serta bagian dari ekosistem perkotaan.
Ia menduga penebangan pohon tersebut sengaja dilakukan untuk memperjelas tampilan bagian depan area lapang padel sehingga tidak terhalang oleh keberadaan pepohonan.
"Saya marah sekali melihat kejadian ini. Siapa pun yang melakukannya harus bertanggung jawab atas perbuatannya sesuai ketentuan hukum," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN
-
Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan
-
Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh
-
Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman
-
Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL