Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). [ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/sgd]
Baca 10 detik
- Kasus hukum mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah memicu perdebatan digital yang melibatkan buzzer dan influencer pada Sabtu (1/8/2026).
- Pengamat media sosial Tuhu Nugraha menyatakan opini publik yang terkoordinasi berisiko membentuk vonis sebelum putusan pengadilan.
- Teknologi deepfake dan manipulasi narasi di ruang digital dapat menyesatkan masyarakat serta mengancam penegakan hukum.
"Jumlah akun bukan ukuran kebenaran," tegasnya.
Di sisi lain, ia menilai pemerintah dan aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan publik melalui transparansi, konsistensi, serta penegakan hukum yang adil sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh disinformasi.
Menurutnya, yang seharusnya menjadi fokus penindakan bukanlah perbedaan pendapat, melainkan praktik manipulasi narasi, fabrikasi bukti, penyebaran deepfake yang menyesatkan, fitnah, intimidasi, serta konflik kepentingan yang disembunyikan.
"Tidak semua kritik dapat langsung disebut hoaks; kritik harus dijawab dengan data dan bukti, bukan sekadar label," pungkas Tuhu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun
-
Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen