- Pemerintah Kota Bogor akan memindahkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah ke pusat pemerintahan baru di Kelurahan Katulampa pada tahun 2028.
- Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyiapkan lahan seluas enam hektare yang dilengkapi fasilitas pendukung termasuk gedung serbaguna dan masjid.
- Pembangunan akses jalan menuju kawasan pusat pemerintahan baru tersebut menggunakan APBD dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.
SuaraJabar.id - Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor diproyeksikan menempati pusat pemerintahan baru di kawasan Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur 2028 mendatang.
Sebagai informasi, sedikitnya belasan OPD masuk dalam rencana pemindahan tersebut, di antaranya Sekretariat Daerah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas Tenaga Kerja, DPPKB dan DPMPPA, Satpol PP, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Kemudian, Diskominfo, Bakesbangpol, BKPSDM, Bapperida, Inspektorat, Dinas Pariwisata dan Budaya hinga Dinkukmdagin.
"Kita baru akan mulai merecanakan penggunaan ex kantor-kantor tersebut tahun 2028, karna penyelesaian pembangunan kemungkinan 2030 ke atas mudah-mudahan uangnya ada untuk pembangunan," kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, Lia Kania Dewi, Selasa (11/8/2026).
Diberitakan sebelumnya, Pemkot Bogor terlebih dahulu berencana membangun akses jalan menuju kawasan tersebut (pusat Pemkot yang baru).
Data LPSE mencatat, pembangunan jalan tersebut menggunakan anggaran APBD Kota Bogor. Proyek ini memiliki pagu Rp12 miliar, dengan HPS paket sebesar Rp11,8 miliar dan kontrak pemenang tender senilai Rp11,5 miliar.
Jalan tersebut membentang sepanjang kurang lebih 480 meter dengan lebar 32 meter, serta akan dilengkapi fasilitas drainase dan jalur bagi pejalan kaki.
Dan dikabarkan, pembangunan akses jalan tersebut ditargetkan rampung di akhir tahun 2026 mendatang.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim telah menyiapkan lahan sekitar 6 hektare yang nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi kantor pemerintahan, tetapi juga dilengkapi fasilitas olahraga, masjid dan gedung serbaguna.
Baca Juga: Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu
Ia pun telah menandatangni nota kesepahaman (MoU) dengan PT Kharisma Tangguh Persada sebagai bagian dari persiapan pengembangan kawasan tersebut.
Menurut dia, pembangunan kawasan tersebut juga disiapkan untuk menjawab kebutuhan fasilitas kegiatan Pemkot Bogor yang selama ini kerap menggunakan hotel ketika menggelar acara dengan kapasitas besar.
"Selama ini kita kan kesulitan kalau acara-acara besar, kadang kalau di hotel kan mungkin pertimbangannya anggaran dan sebagainya,” kata Dedie di Katulampa, Kota Bogor pada Selasa (11/8/26).
“Nah makanya, kalau kita punya kegiatan pisah sambut kemudian juga kegiatan sosialisasi ataupun program ya itu bisa dilaksanakan di sini," jelasnya.
Selain itu, Pemkot juga menargetkan akses jalan menuju kawasan tersebut sudah terhubug pada akhir 2026, sebelum pembangunan fasilitas pemerintahan dilakukan secara bertahap.
"Jalan akses ke kantor pemerintahan dari Perumahan Bogor Raya City ke Perumahan Bogor Raya. Ya ini sebuah akses yanh nantinya terhubung juga dengan exit tol Jagorawi Bogor Selatan," kata Dedie.
Berita Terkait
-
Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu
-
PSEL Bogor: Solusi Energi Bersih vs Kekhawatiran Warga Kayumanis
-
Daftar 41 SMA/SMK Negeri yang Berubah Jadi Sekolah Maung Jabar, Ada Sekolah Pilihanmu?
-
Catat Tanggalnya! Alur dan Link Pendaftaran Sekolah Maung 2026 di Jawa Barat
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bertahun-tahun Bungkam, Aksi Bejat Ayah Cabuli Anak Kandung dari SD-SMA di Sukabumi Terbongkar
-
Pengungkapan 1,3 Ton Ketamine di Natuna, Komisi III Dorong Penerapan TPPU
-
Pedagang Menjerit! Harga Ayam di Pasar Surade Sukabumi Terus Melambung
-
Mengendus Rekayasa Hukum Lahan Kencana Bogor, Kuasa Hukum Ujang Minta Gelar Perkara Khusus
-
BPBD Kota Cirebon Salurkan 90 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan