- Eiger Adventure Land di Desa Sukagalih meluncurkan Eiger Nature yang memadukan pariwisata, teknologi, dan konservasi alam.
- Tim ekologi berhasil mengamankan kawasan Taman Nasional seluas 273 hektare dari pemburu liar dan alih fungsi lahan.
- Proyek ini menyediakan wahana Toboggan dari Swiss, beragam akomodasi premium, serta pengelolaan sampah mandiri.
SuaraJabar.id - Kawasan Puncak Bogor, tidak pernah kekurangan daya tarik. Namun, apa yang sedang dipersiapkan oleh raksasa perlengkapan outdoor Indonesia di Desa Sukagalih, Megamendung, akan mengubah cara kita memandang petualangan.
Eiger Nature, bagian dari megaproyek Eiger Adventure Land, hadir bukan hanya untuk menawarkan adrenalin, melainkan sebuah petualangan bermakna yang menggabungkan kemewahan, teknologi dan konservasi.
Membentang di kaki Gunung Gede Pangrango, tempat ini diproyeksikan menjadi benchmark baru pariwisata Indonesia di mata dunia.
Lahirnya Eiger Nature berawal dari visi sang pendiri, Ronny Lukito. Baginya, alam bukan sekadar tempat bermain.
"Pak Ronny ingin menginspirasi berbagai generasi melalui petualangan bermakna. Pengunjung tidak hanya pulang dengan rasa senang, tapi membawa inspirasi baru," ujar Faris Priyanto, Head of General Manager Eiger Adventure Land, di Megamendung, Rabu (19/8/2026).
Eiger memahami bahwa warga Jabodetabek butuh hiburan. Oleh karena itu, fasilitas di sini didesain seimbang antara kenyamanan kelas atas dengan edukasi ekologi yang kental.
Salah satu bukti nyata komitmen Eiger terhadap alam adalah pengelolaan area Taman Nasional seluas 273 hektare.
Sebelum Eiger masuk pada 2019, kawasan ini hanya dijaga oleh 2 hingga 3 polisi hutan. Kini, Eiger telah membentuk Tim Ekologi beranggotakan 33 orang yang berpatroli setiap hari.
"Hasilnya luar biasa. Kami berhasil mengamankan kawasan dari pemburu liar burung dan owa jawa, serta mencegah alih fungsi lahan ilegal. Kami meng-conserve kawasan ini secara serius," tegas Faris.
Baca Juga: Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
Bagi pemburu adrenalin, bersiaplah bahwa Eiger Nature akan menghadirkan Toboggan, kereta perosotan yang didatangkan langsung dari Swiss.
Menariknya, wahana ini disebut-sebut sebagai yang pertama di Asia bahkan mengungguli China.
Namun, alih-alih hanya menjual kecepatan, Eiger akan menyisipkan aspek edukasi fisika. Melalui aplikasi khusus berkemampuan Augmented Reality (AR), pengunjung bisa melihat bagaimana berat badan dan kecepatan mereka menghasilkan energi melalui gaya gravitasi.
Selain itu, akan ada Treehouse Adventure dan Suspension Bridge (jembatan gantung) yang ikonik, di mana anak-anak dapat melatih keterampilan motorik sambil mengagumi kemegahan hutan tropis.
Urusan menginap, Eiger tidak main-main. Saat ini tersedia Camping Ground, Glamping, dan Cabin. Namun di masa depan, akan ada 11 tipe akomodasi, termasuk villa dan hotel.
Mimpi terbesarnya adalah menghadirkan Sanctuary, akomodasi ultra-mewah dengan standar internasional seperti Amanjiwo atau Nihimuwu.
Berita Terkait
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Bukan Kupas Bawang, Ini Sosok Susanah Warga Bogor yang Disebut Prabowo di Sidang MPR
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa
-
Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel
-
Jejak Garang Spesialis Reserse, Irjen Hengki Resmi Duduki Kursi Kapolda Jabar
-
Dedi Mulyadi Hentikan Proyek Data Center Rp3,5 T: IMB dan Amdal Belum Beres, Kok Bisa?
-
Ini Daftar Lengkap Kapolda, Wakapolda hingga Dirreskrimum Baru