Andi Ahmad S
Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:41 WIB
Faris Priyanto, Head of General Manager Eiger Adventure Land, di Megamendung, Rabu (19/8/2026). [Andi Ahmad S/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Eiger Adventure Land di Desa Sukagalih meluncurkan Eiger Nature yang memadukan pariwisata, teknologi, dan konservasi alam.
  • Tim ekologi berhasil mengamankan kawasan Taman Nasional seluas 273 hektare dari pemburu liar dan alih fungsi lahan.
  • Proyek ini menyediakan wahana Toboggan dari Swiss, beragam akomodasi premium, serta pengelolaan sampah mandiri.

Harga per malamnya diproyeksikan mencapai Rp20 juta hingga Rp35 juta, menargetkan pasar wisatawan premium yang mencari privasi dan kedamaian mutlak di tengah hutan.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap bumi, setiap tiket masuk lanjut Faris akan dikonversi menjadi satu batang pohon.

"Eiger Nature juga tengah membangun Waste Hub, pusat pemrosesan sampah mandiri agar kawasan ini mencapai target zero waste to landfill. Mimpi kami, tidak ada 1 gram pun sampah yang dibuang ke TPA," pungkas Faris.

Load More