- Satpol PP Jawa Barat menyegel lima bangunan liar di lahan PTPN sepanjang Jalan Raya Subang-Bandung pada Minggu, 23 Agustus 2026.
- Penyegelan dilakukan karena para pemilik bangunan melanggar kesepakatan penghentian sementara aktivitas berdagang setelah menerima kompensasi pemerintah.
- Lima bangunan tanpa izin tersebut disegel sebagai tahap awal sebelum dibongkar oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat.
SuaraJabar.id - Satpol PP Jawa Barat menyegel lima bangunan liar di lahan PTPN sepanjang Jalan Raya Subang-Bandung, Minggu (23/8/2026).
Penyegelan itu dilakukan setelah pemiliknya dinilai melanggar kesepakatan penghentian sementara aktivitas berdagang.
Penertiban dilakukan di kawasan sempadan jalan dan fasilitas umum, mulai dari Tugu Tangkuban Parahu, Kecamatan Ciater, hingga Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang.
Kepala Satpol PP Jawa Barat Akhmad Taufiqurrahman mengatakan para pedagang sebelumnya telah menerima kompensasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan sepakat menghentikan sementara kegiatan hingga tempat berjualan baru selesai dibangun.
"Meski telah ada kesepakatan dan kompensasi, masih ditemukan pedagang yang melanggar," kata Akhmad melansir ANTARA, Senin (24/8/2026).
Sebelum penyegelan, petugas telah memberikan sosialisasi dan kesempatan kepada pedagang untuk mengosongkan lokasi secara mandiri.
Barang dagangan yang ditinggalkan kemudian diamankan di kantor kecamatan setempat.
Lima bangunan tak berizin yang berdiri di atas lahan PTPN kini telah disegel sebagai tahap awal sebelum pembongkaran oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat.
Penertiban melibatkan Satpol PP Jabar, Satpol PP Kabupaten Subang, PTPN, pemerintah kecamatan, Dishub Jabar, dan DBMPR Jabar.
Baca Juga: Urai Kemacetan dan Tata Kota, Kawasan Keluar Tol Pasirkoja Bandung Kini Mulai Disterilkan
Pemerintah menegaskan penertiban dilakukan untuk menjaga ketertiban serta keamanan ruang publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
BRI Bawa Seorang Ibu dari Pati ke Taiwan untuk Temui Putrinya yang Jadi Pekerja Migran Indonesia
-
Dedi Mulyadi Respon ABK Sukabumi yang Terlantar di Peraian Fiji, Janjikan Langkah Ini
-
Geger Anak 9 Tahun Diserang Anjing Pitbull di Bandung hingga Luka Parah
-
BRI Resmi Luncurkan BRImo Taiwan untuk Diaspora Indonesia
-
Pemkab Bogor Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Sisi Barat dan Timur, Buka Lapangan Kerja