- Pemkab Bogor berencana membangun underpass di Simpang PDAM Jalan Raya Tegar Beriman pada tahun 2027.
- Proyek strategis ini bertujuan mengurai kepadatan lalu lintas dan menata kabel utilitas secara bawah tanah.
- Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kelancaran mobilitas serta estetika kawasan Kabupaten Bogor.
SuaraJabar.id - Pemkab Bogor kembali akan melakukan pembangunan untuk mempercantik kawasan Cibinong Raya pada Tahun 2027 mendatang.
Sebuah pembangunan underpass di Simpang PDAM, Jalan Raya Tegar Beriman, sebagai bagian dari penataan kawasan sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan pembangunan underpass tersebut direncanakan menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Bogor di tahun depan.
"Underpass dirancang untuk memperlancar pergerakan kendaraan di Simpang PDAM yang menjadi salah satu titik pertemuan arus lalu lintas dengan volume kendaraan cukup tinggi," ujarnya kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).
Persimpangan tersebut menghubungkan arus kendaraan dari kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor dan Cibinong City Mall (CCM) menuju Bambu Kuning-Bomang maupun arah sebaliknya.
Menurut Ajat, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah.
"Keberadaan underpass diharapkan dapat mengurangi antrean kendaraan di persimpangan, memangkas waktu tempuh, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan," kata Ajat.
Pembangunan underpass juga akan dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menata kawasan Simpang PDAM secara menyeluruh, termasuk jaringan utilitas yang berada di sepanjang ruas tersebut.
Kabel-kabel utilitas yang saat ini masih berada di atas jalan direncanakan ditata dengan sistem bawah tanah sehingga kawasan Jalan Raya Tegar Beriman menjadi lebih rapi.
Baca Juga: Pemkab Bogor Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Sisi Barat dan Timur, Buka Lapangan Kerja
Penataan tersebut sekaligus dilakukan untuk mengurangi potensi gangguan terhadap jaringan utilitas serta meningkatkan keamanan dan estetika kawasan.
Pemkab Bogor memproyeksikan peningkatan kelancaran lalu lintas di kawasan itu juga berdampak terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat karena mobilitas menuju sejumlah kawasan menjadi lebih efisien.
Pembangunan underpass Simpang PDAM menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur konektivitas Kabupaten Bogor yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan jalan, tetapi juga penataan ruang dan utilitas publik secara terintegrasi.
Berita Terkait
-
Pemkab Bogor Siapkan Pusat Ekonomi Baru di Sisi Barat dan Timur, Buka Lapangan Kerja
-
Dari Alun-alun Tegar Beriman Hingga CFD, Ini Sederet Panggung Baru Seniman Bogor
-
Kabupaten Bogor Siap Miliki Embarkasi Haji Mewah Megah Serupa Zamzam Tower
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas
-
Utang Rp25 Juta Diduga Jadi Motif Pembunuhan Sopir Ojol di Sumedang
-
BRI Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Gelaran MotoGP Mandalika 2026, Pariwisata Ikut Terdorong
-
KPK Panggil Mantan Direktur Keuangan Bank BJB Terkait Kasus Iklan Rp223,6 Miliar
-
Persib Bandung Desak Penyerangan Bus Tim di Rest Area Batang Diusut Tuntas