- BPBD Jawa Barat mencatat 132 kejadian karhutla melalap 196,40 hektare lahan di 91 kecamatan per akhir Agustus 2026.
- Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan menilai metode pemadaman konvensional tidak efisien dan mengusulkan pembentukan Dana Abadi Lingkungan.
- Iwan mengusulkan pengadaan sistem peringatan dini berbasis kecerdasan buatan, jaringan sensor IoT, serta pembentukan Pasukan Sabuk Hijau.
"Saya mengajak para konservator modern membawa metode pengawasan lapangan, para peneliti memetakan risiko iklim, dan para ekonom mengalkulasi kerugian riil ekosistem. Kolaborasi ini penting agar setiap rupiah dari Dana Abadi Lingkungan menghasilkan dampak perlindungan hutan yang terukur," tegas legislator asal Fraksi PKS tersebut.
Terkait aspek teknis pencegahan, Iwan menyuarakan pengadaan sistem peringatan dini cerdas berbasis kecerdasan buatan dan jaringan sensor Internet of Things (IoT) yang ditanam di titik-titik rawan karhutla, seperti kawasan Gunung Ciremai, Gunung Manglayang, dan wilayah Jabar selatan.
Sistem sensor IoT tersebut bertugas memantau kelembaban tanah, suhu udara, serta tingkat kekeringan vegetasi secara real-time.
Jika ditemukan lonjakan parameter yang berpotensi memicu titik api, sistem AI secara otomatis akan mengirimkan notifikasi koordinat presisi kepada pos komando terdekat sebelum api membakar area yang lebih luas.
"Pencegahan terbaik adalah ketika api bahkan belum sempat menyala. Dengan penginderaan sensor cerdas dan analisis data dari para peneliti, kita bisa berintervensi pada skala mikro sebelum vegetasi mengering total," tutur Iwan.
Selain teknologi digital, Iwan menawarkan konsep pencegahan berbasis keanekaragaman hayati melalui pengayaan vegetasi penahan api.
Pohon-pohon penyerap air tinggi dan berdaun tebal akan ditanam secara strategis sebagai benteng alami pemisah kawasan hutan inti dan area aktivitas warga.
Dari sisi penanganan teknis di lapangan, Iwan mengusulkan pembentukan "Pasukan Sabuk Hijau" yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat adat dan warga lokal di sekitar lereng gunung.
Pasukan ini dilatih khusus serta mendapatkan insentif bulanan resmi dari skema imbal jasa lingkungan Dana Abadi Lingkungan.
Baca Juga: Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Setop Pendakian Gunung di Jabar Selama Musim Kemarau
Iwan juga mendorong digitalisasi sistem logistik kebencanaan, di mana penggunaan armada drone kargo berkapasitas besar dapat dikerahkan untuk mendistribusikan alat pemadam ringan atau bom air mini ke titik krisis yang sulit dijangkau jalur darat.
Mengenai aspek hukum dan akuntabilitas anggaran, DPRD Jabar mendorong pembentukan Satgas Penegakan Hukum Ekologis terpadu.
Iwan menegaskan bahwa jika kebakaran terbukti disebabkan oleh kelalaian atau kesengajaan pembukaan lahan bisnis, sanksi finansial dan kewajiban restorasi mutlak dijatuhkan kepada pelaku.
Berita Terkait
-
Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Setop Pendakian Gunung di Jabar Selama Musim Kemarau
-
Karhutla Jabar Tembus 138 Kejadian, Sumedang Terbanyak dan Sukabumi Terluas
-
Lima Kios Pasar Andir Garut Hangus Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
-
Minta Kader Tiru Gaya KDM, Herman Khaeron: Rakyat Jabar Memilih Pakai Hati
-
Gunung Geulis Sukabumi Terbakar, 4 Hektare Lahan Hangus Api Mendekati Pemukiman
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Polisi Cimahi Ungkap Peredaran 1 Kg Tembakau Sintetis, Sita Senpi Rakitan
-
Polemik Jalsah Salanah Ahmadiyah, KDM Diminta Tegur Bupati Tasikmalaya
-
Polres Cimahi Ungkap 59 Kasus Narkoba dalam 10 Hari, Barang Bukti Senilai Rp550 Juta
-
Jelang Wisuda Akhir November, Mahasiswi IPB Ditemukan Meninggal di Rumahnya
-
Jika Musyawarah Gagal, Lahan Aula RW 44 Kota Wisata Terancam Diambil Alih Pemkab Bogor