SuaraJabar.id - Para analis kompak memberikan rekomendasi beli (buy) terhadap saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). Rekomendasi tersebut tidak terlepas dari kinerja BRI yang positif sepanjang paruh pertama tahun 2026.
Seperti diketahui, BRI pada Senin melaporkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp31,2 triliun sepanjang semester I-2026. Angka tersebut tumbuh 17,5% secara tahunan (yoy) dibandingkan Rp26,53 triliun pada semester I-2025. Pendapatan bunga bersih serta pendapatan jasa asuransi BRI juga meningkat 10,13% yoy menjadi Rp81,18 triliun.
Indo Premier menyebut pencapaian laba BRI tersebut telah melampaui estimasi mereka maupun konsensus untuk tahun buku 2026, dengan realisasi masing-masing mencapai 52% dan 53%.
Sementara itu, JP Morgan menilai kinerja BRI berhasil melampaui perkiraan mereka sebesar 21% dan perkiraan pasar sekitar 12%. Senada, BNI Sekuritas menyebut laba BRI telah mencakup 52% dari estimasi mereka dan 53% dari estimasi konsensus untuk tahun buku 2026.
Ketiga sekuritas tersebut sama-sama menyoroti pertumbuhan pendapatan bunga BRI yang relatif flat, yakni hanya naik 5,41% pada semester I-2026. Indo Premier dan JP Morgan menilai kenaikan pendapatan bunga BRI turut ditopang oleh kemampuan perseroan dalam menurunkan biaya. Sementara BNI Sekuritas menggarisbawahi kontribusi anak usaha BRI, PT Pegadaian, sebagai salah satu pendorong kinerja induk usaha.
Pertumbuhan kredit BRI yang melampaui rencana bisnis bank (RBB) tahun ini juga menjadi perhatian ketiga sekuritas tersebut. Total kredit dan pembiayaan BRI secara konsolidasi tumbuh 16,2% yoy menjadi Rp1.646 triliun.
Pertumbuhan kredit tersebut turut diikuti perbaikan kualitas aset BRI. Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) turun menjadi 2,9%, sedangkan pencadangannya atau NPL coverage meningkat hingga 180%. Rasio kredit dalam risiko atau loan at risk (LAR) juga turun menjadi 9,2%, sementara LAR coverage meningkat menjadi 57%.
Indo Premier memaparkan sejumlah perbaikan signifikan pada segmen mikro BRI. Salah satunya terlihat dari penurunan kualitas kredit bersih menjadi NPL yang turun menjadi rata-rata Rp1,7 triliun pada kuartal II-2026, dibandingkan Rp2 triliun pada kuartal I-2026 dan angka tertinggi Rp3,5 triliun pada Januari 2025.
Di sisi lain, pertumbuhan kredit BRI juga ditopang segmen korporasi dan komersial yang masing-masing meningkat 47% dan 58% yoy. Indo Premier menilai perkembangan tersebut turut mendorong revisi panduan pertumbuhan kredit BRI untuk 2026 menjadi 8-10%.
Baca Juga: Komitmen Nyata BRI untuk Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
JP Morgan menilai penempatan dana pemerintah serta kemampuan BRI menempatkan dana tersebut pada tingkat suku bunga tinggi di Bank Indonesia akan menjadi salah satu pendorong penting bagi rasio margin bunga bersih (NIM), selain penyaluran dana secara komersial.
Menurut BNI Sekuritas, BRI menjadi satu-satunya bank BUMN besar yang tidak merevisi turun panduan NIM. Atas dasar tersebut, BNI Sekuritas merekomendasikan buy untuk saham BBRI dengan target harga mencapai Rp4.500 dalam 12 bulan ke depan.
Rekomendasi serupa diberikan Indo Premier yang membidik harga saham BBRI mencapai Rp4.600. Sementara itu, JP Morgan memberikan label "overweight" untuk saham BBRI dengan target harga Rp3.400 pada Juni 2027. ***
Tag
Berita Terkait
-
BRI Terus Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan, Laba Tembus Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026
-
Komitmen Nyata BRI untuk Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
BRI Resmi Luncurkan BRImo Taiwan untuk Diaspora Indonesia
-
BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global
-
BRI dan Pegadaian Kelola Ekosistem Emas Sebesar 153 Ton, Dukung Instruksi Presiden Prabowo
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan