- Tiga relawan terluka akibat ledakan tabung gas di dapur SPPG Tasikmalaya pada Kamis dini hari.
- Kebocoran regulator dan minimnya ventilasi dapur menjadi pemicu akumulasi gas yang tersambar percikan api kompor.
- Dua korban menderita luka bakar berat dan dirujuk ke rumah sakit, sementara satu korban menjalani rawat jalan.
SuaraJabar.id - Insiden ledakan tabung gas elpiji di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bunga Bangsa Bojonggambir 1, Kabupaten Tasikmalaya.
Tiga relawan mengalami luka bakar dalam kejadian yang berlangsung saat aktivitas memasak, Kamis (3/9/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Ciawi, Desa Bojonggambir, Kecamatan Bojonggambir, sekitar pukul 01.30 WIB. Dua dari tiga korban mengalami luka bakar berat dan harus menjalani perawatan lebih lanjut di rumah sakit.
Kapolsek Bojonggambir Iptu Agus Sukmana mengatakan, insiden bermula ketika aktivitas memasak berlangsung di area dapur. Ledakan diduga terjadi akibat kebocoran pada regulator yang terhubung dengan mesin penanak nasi atau steamer.
Menurut Agus, dua relawan sempat berupaya memperbaiki sambungan tabung setelah mencium bau gas yang cukup menyengat. Namun, kondisi dapur yang minim ventilasi diduga menyebabkan gas terakumulasi hingga kemudian tersambar percikan api dari kompor steamer.
"Dua orang relawan saat itu berusaha memperbaiki sambungan tabung, karena tercium bau gas yang cukup menyengat. Namun, kondisi ruangan yang minim ventilasi membuat akumulasi gas menyebar cepat, hingga akhirnya menyambar percikan api dari kompor steamer," kata Agus melansir Harapanrakyat--jaringan Suara.com, Sabtu (5/9/2026).
Tiga relawan yang menjadi korban yakni Rohmat Nurhikmat (42), Abdullah (44), dan Dwi Kartika Sari (26).
Rohmat dan Abdullah mengalami luka bakar berat. Keduanya sempat mendapatkan penanganan darurat di Puskesmas Bojonggambir sebelum dirujuk ke RSUD KHZ Musthafa atau RS SMC Singaparna untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Sementara Dwi mengalami luka bakar ringan dan diperbolehkan menjalani perawatan secara rawat jalan.
Baca Juga: Mencekam di Dasar Sumur Tasikmalaya: Mayat Perempuan Ditemukan Bersama Ular Kobra
Hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP) menemukan sejumlah hal yang menjadi perhatian. Petugas mendapati indikasi selang regulator dalam kondisi longgar serta belum adanya saluran sirkulasi udara atau exhaust fan di area dapur.
Polisi kemudian memasang garis polisi di lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti. Petugas juga memeriksa beberapa saksi untuk mengetahui secara lebih jelas penyebab dan rangkaian kejadian.
Insiden tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pengelola dapur SPPG, terutama terkait kelayakan fasilitas, sistem ventilasi, serta prosedur penanganan ketika terdeteksi kebocoran gas.
Polisi mengimbau pengelola SPPG melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan bagi pekerja dan relawan. Pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana dapur juga dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu
-
Jokowi Dijadwalkan Hadiri Khitanan Anak KH Ujang Busthomi, Warga Cirebon Antusias Menanti