Ronald Seger Prabowo
Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:36 WIB
Ilustrasi. Sengketa batas tanah kebun berujung maut di Kampung Ciaren, Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (19/8/2026). (unsplash)
Baca 10 detik
  • Tata Hendro tewas akibat dibacok tetangganya, ERS, di Tasikmalaya pada hari Rabu, 19 Agustus 2026.
  • Peristiwa berdarah tersebut dipicu oleh cekcok masalah batas tanah kebun antara korban dengan ayah pelaku.
  • Pelaku langsung menyerahkan diri di lokasi kejadian dan kini telah diamankan di Polres Tasikmalaya Kota.

SuaraJabar.id - Sengketa batas tanah kebun berujung maut di Kampung Ciaren, Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (19/8/2026).

Seorang warga, Tata Hendro (45) tewas setelah diduga dibacok menggunakan golok oleh tetangganya, ERS (35).

Peristiwa itu diduga dipicu cekcok terkait batas lahan antara korban dan ayah pelaku, Sanusi (70).

Kapolsek Karangjaya Polres Tasikmalaya Kota Iptu Saptaji mengatakan, ERS langsung diamankan di lokasi kejadian.

Pelaku tidak melarikan diri dan justru menunggu di samping korban hingga polisi tiba.

“Pelaku sudah kami amankan. Usai melakukan aksinya, pelaku tidak melarikan diri, tetapi menunggui jasad korban di lokasi,” kata Saptaji di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya melansir Harapanrakyat--jaringan Suara.com, Kamis (20/8/2026).

Berdasarkan keterangan sementara, perselisihan bermula setelah korban menjual tanah yang berbatasan dengan lahan milik Sanusi.

Cekcok terkait batas tanah kemudian terjadi hingga diduga memicu emosi ERS.

Pelaku kemudian mendatangi korban yang berada di kebun singkong dan menyerangnya menggunakan golok. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

ERS juga menyerahkan golok yang diduga digunakan dalam aksi tersebut kepada petugas.

Saat ini, pelaku telah dibawa ke Polres Tasikmalaya Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Sekolah Nyaris Roboh, Siswa di Tasikmalaya Belajar dengan Rasa Waswas

Load More