Ronald Seger Prabowo
Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:35 WIB
Proses evakuasi jasad perempuan yang ditemukan di dalam sumur bersama ular kobra di Kecamatan Tanjungjaya, Tasikmalaya. [Harapanrakyat/Apip]
Baca 10 detik
  • Petugas gabungan mengevakuasi jenazah Aam Amelia di sumur tua Kabupaten Tasikmalaya pada Rabu.
  • Evakuasi korban sempat menegangkan karena petugas harus menangkap seekor ular kobra berbisa terlebih dahulu.
  • Jasad korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan karena tidak ditemukan indikasi kekerasan.

SuaraJabar.id - Proses evakuasi mayat perempuan Aam Amelia (45), warga Kampung Cilolohan, Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, berlangsung menegangkan pada Rabu (12/8/2026).

Petugas gabungan harus menghadapi seekor ular kobra berbisa yang berada di dekat jasad korban di dasar sumur tua.

Aam sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya selama 12 hari. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar sumur kering dengan kedalaman sekitar 12 hingga 15 meter.

Penemuan jasad korban bermula sekitar pukul 07.00 WIB. Kerabat bersama Ketua RT setempat menyisir area di sekitar rumah korban. Saat memeriksa sebuah sumur tua yang berjarak sekitar 10 meter dari rumah korban, mereka mencium bau menyengat dari dalam sumur.

Kapolsek Tanjungjaya Ipda Hendi Hardiansyah mengatakan saksi kemudian menggunakan senter untuk melihat kondisi di dasar sumur. Dari penerangan tersebut, terlihat bagian tubuh yang diduga merupakan Aam.

"Temuan ini segera dilaporkan kepada kami, Polsek Tanjungjaya. Kami pun langsung berkoordinasi dengan Tim SAR gabungan, Damkar, BPBD, dan Tagana," kata Hendi melansir Harapanrakyat--jaringan Suara.com, Kamis (12/8/2026).

Evakuasi Terkendala Ular Kobra

Proses evakuasi tidak dapat dilakukan secara langsung karena petugas menemukan ular kobra di sekitar jasad korban.

Kepala Pos SAR Tasikmalaya Bagus Prayogo mengatakan petugas harus terlebih dahulu mengamankan ular berbisa tersebut sebelum mengevakuasi jenazah.

Baca Juga: Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya

"Guna menghindari risiko fatal, petugas Damkar Kabupaten Tasikmalaya diturunkan terlebih dahulu menggunakan pakaian pelindung serta tabung oksigen untuk mengamankan reptil berbisa tersebut sekaligus mengantisipasi adanya gas beracun," ujar Bagus.

Setelah ular berhasil diamankan dan dimasukkan ke dalam karung, petugas melanjutkan proses evakuasi jenazah menggunakan teknik vertical rescue.

"Setelah ular berbisa berhasil ditangkap dan dimasukkan ke dalam karung, petugas segera mengangkat jasad korban menggunakan teknik vertical rescue," jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, jasad korban ditemukan dalam posisi telungkup. Petugas tidak menemukan indikasi bekas kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga, kata Bagus, menolak dilakukan autopsi dan memilih untuk segera memakamkan jenazah.

Sementara itu, Polres Tasikmalaya dan Polsek Tanjungjaya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab korban dapat terjatuh hingga masuk ke dalam sumur tersebut.

Load More