SuaraJabar.id - Sekretaris Jenderal PBNU periode 2021–2026, Saifullah Yusuf, mengungkapkan ada tiga orang yang saat ini tengah dipertimbangkan untuk mendapatkan somasi terkait pernyataan-pernyataan yang dinilai telah berkembang ke arah fitnah.
Pernyataan tersebut disampaikan Saifullah Yusuf saat menjawab pertanyaan wartawan seusai mengikuti sebuah kegiatan di Bandung, Rabu (23/9/2026).
“Kita semua tentunya saling menghormati dan tidak lagi mengembangkan hal-hal yang tidak perlu, apalagi kalau sampai fitnah. Ini sudah ada tiga yang masuk dalam pertimbangan kami untuk kita lakukan somasi,” kata Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul.
Ketika ditanya apakah ketiga orang tersebut berasal dari internal Nahdlatul Ulama, Gus Ipul menyebut mereka merupakan pihak yang masih dianggap bagian dari kalangan Nahdliyin.
“Ya, tentu dari yang kita anggap juga bagian dari Nahdliyin,” ujarnya.
Gus Ipul belum mengungkap identitas ketiga orang tersebut. Menurutnya, proses terkait rencana somasi saat ini masih berlangsung dan diharapkan dapat segera dilakukan.
“Lagi proses. Mudah-mudahan dalam minggu ini bisa, paling lambat minggu depan,” katanya.
Somasi tersebut, lanjut Gus Ipul, menjadi langkah untuk memberikan kesempatan kepada pihak-pihak yang telah menyampaikan tudingan agar mempertanggungjawabkan dan membuktikan apa yang telah mereka sampaikan.
Ia berharap setelah Muktamar NU selesai, seluruh pihak dapat kembali menjaga suasana organisasi, saling menghormati, serta tidak terus mengembangkan tudingan yang tidak memiliki dasar.
Baca Juga: Dari Modal Kecil Hingga Naik Kelas, BRI Dampingi Pelaku UMKM: Simak Karya Insan BRI M A Hasibuan
Menurut Gus Ipul, perbedaan pandangan maupun dinamika yang terjadi selama proses Muktamar seharusnya tidak diteruskan dengan penyebaran informasi yang berpotensi menjadi fitnah.
“Kalau menyampaikan sesuatu, tentu harus bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sampai hal-hal yang tidak benar terus dikembangkan sehingga menjadi fitnah,” katanya.***
Berita Terkait
-
Dari Modal Kecil Hingga Naik Kelas, BRI Dampingi Pelaku UMKM: Simak Karya Insan BRI M A Hasibuan
-
IKPI Komitmen Jalankan Literasi Pajak, Dorong UMKM Naik Kelas
-
HUT ke-81 RI: BRI Bersama Danantara Terus Mendukung Ekonomi Rakyat, Termasuk UMKM
-
Menembus Kepulauan Talaud, Mantri BRI Jadi Penggerak Pertumbuhan UMKM hingga Pelosok
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam
-
Diduga Hendak Tawuran, 12 Pemuda di Garut Diamankan Polisi, Enam Senjata Tajam Disita
-
Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa
-
Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir
-
Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak