Ronald Seger Prabowo
Minggu, 27 September 2026 | 15:10 WIB
Kondisi Bangunan Terminal Tipe C Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kini tampak jauh dari kondisi ideal. [Harapan Rakyat[
Baca 10 detik
  • Terminal Tipe C Kalipucang di Pangandaran mengalami kerusakan parah pada bagian kanopi, plafon, dan pelataran berdebu pada Sabtu (26/9/2026).
  • Aktivitas transportasi di terminal tersebut terlihat sangat sepi dan justru digunakan oleh para pedagang kaki lima untuk berjualan.
  • Dinas Perhubungan Pangandaran berencana merehabilitasi terminal dengan anggaran sekitar Rp250 juta, namun masih menunggu keputusan pimpinan.

SuaraJabar.id - Kondisi Bangunan Terminal Tipe C Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kini tampak jauh dari kondisi ideal.

Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan, sementara aktivitas angkutan di kawasan terminal terlihat minim.

Pantauan pada Sabtu (26/9/2026), kerusakan paling terlihat pada bagian kanopi terminal. Fasilitas yang seharusnya menunjang aktivitas penumpang dan angkutan tersebut tampak kusam dan membutuhkan penanganan.

Pada bagian bawah atap, sejumlah material plafon terlihat jebol, terkelupas, hingga menggantung dalam kondisi robek. Kerusakan juga terlihat pada genteng dan lisplang kayu yang tampak lapuk dan keropos. Bahkan, beberapa bagian kayu mulai terlepas dan patah.

Kondisi serupa terlihat pada tiang-tiang penyangga beton. Lapisan cat pada tiang dan lis kayu berwarna biru tampak mengelupas, kusam, serta dipenuhi noda kotor, terutama pada bagian bawah.

Kerusakan plafon juga tidak hanya terjadi di satu titik. Sepanjang selasar kanopi, sejumlah material berbahan tripleks telah terlepas, sedangkan bagian lainnya terlihat berlubang.

Di area pelataran kendaraan, kondisi terminal juga belum menunjukkan aktivitas transportasi yang maksimal. Permukaan pelataran tampak berdebu dan belum memiliki lapisan aspal yang mulus.

Aktivitas kendaraan angkutan di terminal pun terlihat sepi. Sebaliknya, sejumlah gerobak pedagang kaki lima (PKL) justru terlihat menempati area terminal.

Kondisi tersebut membuat kawasan Terminal Kalipucang saat ini tidak banyak menunjukkan aktivitas angkutan sebagaimana fungsi utamanya sebagai fasilitas transportasi.

Dishub Siapkan Rehabilitasi

Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran mengakui kondisi infrastruktur Terminal Kalipucang saat ini mengalami kerusakan.

Baca Juga: Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Pemerintah daerah berencana melakukan rehabilitasi untuk memperbaiki sejumlah bagian bangunan yang mengalami kerusakan.

Sekretaris Dinas Perhubungan Pangandaran, Ghaniyy Fahmi Basyah, mengatakan penanganan Terminal Kalipucang tidak harus dilakukan melalui pembongkaran total. Menurut dia, sejumlah kerusakan dapat ditangani melalui rehabilitasi.

“Penanganan cukup dengan perbaikan atap, pengecatan ulang, serta peremajaan struktur yang rusak,” ujarnya.

Ia memperkirakan kebutuhan anggaran untuk memperbaiki bangunan Terminal Kalipucang mencapai sekitar Rp250 juta.

Namun, hingga kini kepastian waktu pelaksanaan rehabilitasi masih menunggu keputusan pimpinan.

Dengan kondisi bangunan yang mengalami kerusakan di sejumlah bagian, perbaikan diharapkan dapat mengembalikan kelayakan fasilitas terminal sekaligus mendukung kembali aktivitas transportasi di kawasan tersebut.

Load More