Andi Ahmad S
Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:21 WIB
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat jumpa pers di Malacca Toast, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026) [SuaraBekaci.id/ANTARA]
Baca 10 detik
  • TNI AD menggerebek rumah di KPAD Cijantung Jakarta Timur yang dijadikan markas judi online pada Minggu.
  • Petugas mengamankan sebelas warga sipil serta menyita puluhan komputer dan telepon seluler sebagai barang bukti.
  • Seluruh pelaku dan barang bukti dibawa ke Denpom untuk menjalani proses pemeriksaan hukum lebih lanjut.

SuaraJabar.id - Praktik judi online ternyata nekat merambah area perumahan militer. TNI AD mengamankan sebuah rumah di Komplek Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, yang dijadikan markas pengoperasian judi online.

Aksi tersebut terbongkar setelah warga sekitar mencurigai gerak-gerik aktivitas di dalam rumah tersebut. Menerima laporan warga, personel Kodim 0505/Jakarta Timur bersama unsur kewilayahan langsung bergerak menyergap lokasi pada Minggu (4/10).

"Personel mendatangi lokasi dan mengamankan tempat serta barang bukti untuk proses lebih lanjut," tegas Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono dalam siaran resminya, Kamis.

Saat personel TNI menggeledah, petugas mendapati banyak komputer di beberapa ruangan dalam rumah. Komputer itu diduga digunakan untuk mengoperasikan sistem judi online.

Tidak hanya komputer saja, personel Kodim juga menangkap 11 orang sipil yang ada di dalam rumah.

"Dari 11 orang yang diamankan, seluruhnya merupakan warga sipil yang terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan. Selanjutnya dibawa ke Denpom untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait aktivitas yang dilakukan di lokasi tersebut," kata Donny.

"Kita juga sita barang bukti berupa 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan KTP," kata Donny menambahkan.

Donny menjelaskan tindakan ini merupakan bukti kuatnya komitmen TNI AD dalam memberantas aktivitas judi online di lingkungan organisasinya.

"TNI AD juga tidak akan membiarkan fasilitas yang berada dalam lingkungannya digunakan untuk kegiatan ilegal yang merugikan masyarakat," katanya menerangkan.

Baca Juga: Padamkan Kebakaran TPA Galuga, Helikopter TNI AU Diterjunkan Lakukan Water Bombing

Dia memastikan kasus ini akan terus diusut demi tegaknya hukum dalam proses penindakan praktik judi online.

Load More