- PPATK melaporkan 518 rekening ASN Pemkot Sukabumi terindikasi judi online pada Selasa, 1 September 2026.
- Inspektorat Kota Sukabumi melakukan klarifikasi dan pemeriksaan mendalam terhadap seluruh pemilik rekening tersebut.
- Pemeriksaan ditargetkan selesai dalam satu bulan untuk menentukan rekomendasi sanksi disiplin jika terbukti melanggar.
SuaraJabar.id - Sebanyak 518 rekening aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Sukabumi masuk dalam data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang terindikasi berkaitan dengan aktivitas judi online atau judol.
Inspektorat Kota Sukabumi kini melakukan klarifikasi terhadap ASN yang namanya tercantum dalam data tersebut untuk memastikan penggunaan rekening dan transaksi yang dilaporkan.
Inspektur Pembantu Bidang Pencegahan dan Investigasi Inspektorat Kota Sukabumi, Agus Ramdan Darojatun, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan seluruh rekening tersebut digunakan pemiliknya untuk aktivitas judi online. Sebab, ada kemungkinan rekening digunakan pihak lain.
"Totalnya dari PPATK ada 518, tapi kita harus klarifikasi dulu semuanya, apakah benar yang bersangkutan memang judi online atau ada beberapa rekening yang dipakai orang lain," ujar Agus melansir Sukabumiupdate--jaringan Suara.com, Rabu (2/9/2026).
Berdasarkan data awal, rekening yang terindikasi tersebut didominasi ASN eselon IV. Tidak ditemukan ASN eselon II maupun eselon III dalam data tersebut.
Inspektorat telah memanggil sejumlah ASN untuk meminta penjelasan sekaligus mendalami transaksi pada rekening yang dilaporkan.
Proses pemeriksaan diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan karena keterbatasan personel. Inspektorat menargetkan pemeriksaan sekitar 20 orang per hari.
Hasil pemeriksaan nantinya menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut. Jika ditemukan pelanggaran, Inspektorat akan merekomendasikan pemberian sanksi disiplin kepada pimpinan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Untuk itu saya belum bisa mengungkapkan. Nanti kita lihat dulu," pungkas Agus.
Baca Juga: 6 Fakta Skandal Judi Online ASN Jawa Barat: Ada Transaksi Rp800 Juta Setahun
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
-
Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat