Usai Lepas Jabatan Walkot Bogor, Bima Arya Akan Kampanye untuk PAN

Dwi Bowo Raharjo
Usai Lepas Jabatan Walkot Bogor, Bima Arya Akan Kampanye untuk PAN
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. (Suara.com/Rambiga)

Terkait kampanye untuk Pilpres 2019, Bima masih merahasiakan pilihannya kepada awak media.

Suara.com - Masa jabatan Bima Arya Sugiarto sebagai Wali Kota Bogor di periode pertama akan berakhir mulai 7 April 2019 mendatang. Namun, Wali Kota Bogor terpilih periode 2019-2024 dalam Pilwakot 2018 itu baru akan dilantik setelah Pemilu serentak 2019 selesai.

Setelah masa jabatannya di periode pertama selesai, Bima akan melakukam kampanye untuk PAN di Pemilu 2019.

"Kalau saya kan Wakil Ketua Umum PAN, yang pasti (kampanyekan) Pilegnya PAN," kata Bima Arya, saat ditemui di Balai Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (4/4/2019).

Terkait kampanye untuk Pilpres 2019, Bima masih merahasiakan pilihannya kepada awak media. Tetapi partai yang diketuai Zulkifli Hasan itu merupakan partai pengusung Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019.

"Kalau (kampanye) Pilpresnya nanti temen-temen bisa liat di lapanganna saja ya," ucap Bima seraya tersenyum.

Selain berkampanye, Bima juga akan menghabiskan waktu untuk berlibur bersama keluarga. Karena, selama lima tahun menjadi Wali Kota Bogor, dirinya tidak bisa mengambil cuti untuk berlibur.

"Temen-temen pasti enggak tahu wali kota dan wakil tidak bisa cuti liburan. Cuti boleh, tapi berobat. Insya Allah akan rehat dan belibur bersama keluarga dan bagi waktu dengan kampanye," ungkap Bima Arya.

Untuk diketahui, Bima Arya Sugiarto merupakan Wali Kota Bogor terpilih periode 2019-2024 dalam Pilwakot 2018. Namun, pelantikan Bima bersama wakilnya Dedie Rachim itu terpaksa diundur.

Pengunduran tersebut menyusul keluarnya surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 131/2473/SJ tanggal 18 Maret 2019.

Dalam edaran itu, demi kondusifitas penyelenggaraan pemerintahan daerah disarankan agar pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih masa jabatan 2019-2024 dilaksanakan setelah pelaksanaan Pemilu 2019.

Selain Kota Bogor, di wilayah Jawa Barat sendiri penundaan pelantikan kepala daerah juga terjadi di Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Cirebon.

Kontributor : Rambiga

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS