Debit Air Ciliwung di Bendung Katulampa Capai Titik Terendah Nol Centimeter

Kondisi kekeringan ini akan terjadi hingga bulan September 2019 mendatang.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 28 Juni 2019 | 15:26 WIB
Debit Air Ciliwung di Bendung Katulampa Capai Titik Terendah Nol Centimeter
Penyusutan debit air Sungai Ciliwung di Bendungan Katulampa hingga nol centimeter saat musim kemarau, Jumat (28/6/2019). [Suara.com/Rambiga]

SuaraJabar.id - Pada musim kemarau yang terjadi saat ini, ketinggian debit air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogo, Jawa Barat mencapai titik terendah atau nol centimeter.

Kepala Jaga Bendung Katulampa Andi Sudirman mengatakan kondisi tersebut sudah terjadi sejak pertengahan Juni 2019. Debit air Sungai Ciliwung dari kawasan Puncak setiap harinya terus menurun.

"Kondisi ini sudah dari pertengahan bulan, sekarang debit air Bendung Katulampa di titik nol sentimeter," kata Andi, kepada Suara.com, Jumat (28/6/2019).

Meski berada pada titik terendah, masih terdapat sekitar 3.000 liter air perdetik yang mengalir di Bendung Katulampa. Namun, jumlah tersebut harus dibagi dengan debit air Kali Baru sebagai aliran irigasi

Baca Juga:Dilanda Kekeringan, Warga Sukabumi Jalan Kaki 2 Kilometer Cari Air Bersih

"Jadi sekarang untuk di Sungai Ciliwung kita alirkan 200 liter perdetik dan untuk aliran irigasi (Kali Baru) 2.800 liter. Untuk menjaga ekosistem saja," jelasnya.

Kondisi seperti ini dimanfaatkan dengan mengecek seluruh sarana dan prasana di Bendung Katulampa. Selain itu, juga dilakukan pengerukan pasir di sekitar bendung karena menyebabkan pendangkalan.

"Pendangkalan di sekitar bendung juga parah, jadi kita lakukan pengerukan secara manual untuk antisipasi musim hujan nanti. Pintu juga ada rusak sedikit akibat banjir siaga 1 beberapa waktu lalu," ungkap Andi.

Ia pun memprediksi kondisi kekeringan ini akan terjadi hingga bulan September 2019 mendatang.

"Ya biasanya sampai September nanti. Kita harap di kawasan Puncak turun hujan agar debit air naik dan dapat mengairi Sungai Ciliwung menjaga ekosistem yang ada di sepanjang sungai ini," tandasnya.

Baca Juga:Kemarau, Debit Air Bendung Gerak Serayu Menyusut Hingga 50 Persen

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini