Dalam Sehari, Tinja Warga Kota Bekasi Capai 20 Ribu Liter

Selama ini masyarakat masih menganggap remeh pengolahan air limbah domestik di permukimannya masing-masing.

Chandra Iswinarno
Kamis, 31 Oktober 2019 | 15:36 WIB
Dalam Sehari, Tinja Warga Kota Bekasi Capai 20 Ribu Liter
Ilustrasi septic tank. [Shutterstock]

Untuk diketahui, Kota Bekasi sendiri saat ini telah mendapat bantuan dari Bank Dunia untuk membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik Terpusat. Selain Kota Bekasi, terdapat dua daerah yaitu, Aceh dan Mataram.

Anggaran yang akan dikucurkan adalah sebesar Rp 5 triliun. Kota Bekasi sendiri diproyeksikan akan mendapat dana itu sebesar Rp 2 triliun yang akan diperuntukan membanguan sistem pengolahan air limbah domestik terpusat.

Dari Rp 2 triliun itu nanti akan dibangun pada empat titik diantaranya adalah wilayah Rawa Pasung, Bekasi Barat, Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, Rusunawa, Bekasi Timur dan Duta Harapan, Bekasi Utara.

Proyek itu akan dikerjakan langsung pada tahun 2020 mendatang setelah Kemeterian PUPR menjalankan lelang kontruksi. Direncanakan, pada tahun 2021 instalasi pengolahan air limbah domestik terpusat itu sudah dapat digunakan.

Baca Juga:Walhi: Pemprov DKI Ada Proyek Septic Tank, Tapi Lambat

Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak