Belajar dari Tragedi Sumatera, Jamil Azzaini Bangun Masjid Eco Wakaf untuk 'Tangkis' Krisis Ekologis

Pada Minggu, 21 Desember 2025, inspirator nasional Jamil Azzaini bersama para pendiri Kampoong Ecopreneur melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Eco Wakaf.

Andi Ahmad S
Senin, 22 Desember 2025 | 13:07 WIB
Belajar dari Tragedi Sumatera, Jamil Azzaini Bangun Masjid Eco Wakaf untuk 'Tangkis' Krisis Ekologis
Inspirator nasional Jamil Azzaini bersama para pendiri Kampoong Ecopreneur melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Eco Wakaf, Minggu 21 Desember 2025 [Ist]
Baca 10 detik
  • Inisiatif Masjid Eco Wakaf Pembangunan Masjid Eco Wakaf di Bogor menjadi solusi nyata krisis lingkungan dan spiritual, menggabungkan konsep pelestarian alam, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidaya madu, serta fasilitas pemulihan kesehatan mental.

  • Respons Terhadap Bencana Alam Terinspirasi dari banjir bandang Sumatera, Jamil Azzaini menekankan perubahan perilaku manusia terhadap alam melalui aksi menanam pohon dan pembangunan kawasan Kampoong Ecopreneur yang berkelanjutan dan berbasis wakaf produktif.

  • Solusi Holistik Kampoong Ecopreneur Kampoong Ecopreneur hadir menjawab tiga krisis sekaligus: lingkungan, ekonomi, dan kesehatan mental. Proyek ini melibatkan masyarakat lokal sebagai pelaku ekonomi serta menyediakan ruang ecotherapy bagi masyarakat perkotaan.

SuaraJabar.id - Bencana banjir bandang yang baru saja meluluhlantakkan sebagian wilayah Sumatera menjadi tamparan keras bagi para seluruh masyaraka.

Saat ini isu kerusakan lingkungan bukan lagi wacana, melainkan ancaman nyata di depan mata. Merespons kondisi kritis ini, sebuah inisiatif unik dan solutif lahir di kawasan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pada Minggu, 21 Desember 2025, inspirator nasional Jamil Azzaini bersama para pendiri Kampoong Ecopreneur melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Eco Wakaf.

Tidak seperti masjid pada umumnya, bangunan yang berdiri di atas tanah wakaf seluas 1,5 hektare ini mengusung konsep futuristik yang memadukan spiritualitas, pelestarian alam, dan penyembuhan jiwa.

Baca Juga:Dapat Dukungan Pemerintah Canada, IPB University Jawab Krisis Iklim

Acara tersebut dihadiri oleh 130 tamu undangan, termasuk artis Ari Untung dan para founder seperti Sofie Beatrix, Teguh Arif, hingga Nurdin Razak. Sebagai aksi nyata, sebanyak 1.000 bibit pohon dibagikan dan ditanam di lokasi.

Dalam sambutannya, Jamil Azzaini menegaskan bahwa bencana di Sumatera harus menjadi titik balik perubahan perilaku manusia terhadap alam.

“Banjir di Sumatra adalah alarm keras. Ini bukan sekadar bencana alam, tapi akibat dari cara kita memperlakukan alam. Kalau relasi manusia dengan alam terus rusak, bencana hanya soal waktu,” tegas Jamil, dalam pesan rilis yang diterima SuaraJabar, Senin 22 Desember 2025.

Baginya, aksi menanam pohon hari itu memiliki makna filosofis yang dalam.

“Menanam pohon itu bukan kegiatan seremonial. Ini pernyataan sikap. Kalau kita ingin selamat dari krisis ekologis, kita harus mulai mengembalikan fungsi alam, bukan hanya membicarakannya di forum,” tambahnya.

Baca Juga:Sambut Gencatan Senjata, Kasih Palestina Siap Bangun Kembali Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza

Kampoong Ecopreneur hadir untuk menjawab kegelisahan tersebut dengan menawarkan solusi holistik (menyeluruh). Jamil memaparkan tiga pilar utama yang menjadi fokus kawasan ini:

1. Krisis Lingkungan. Melalui konsep eco-mosque dan penghijauan berkelanjutan.

2. Krisis Ekonomi. Melalui pemberdayaan masyarakat sekitar sebagai pelaku usaha.

3. Krisis Kesehatan Mental. Melalui fasilitas pemulihan psikologis berbasis alam.

“Kita menghadapi tiga krisis sekaligus: krisis lingkungan, krisis entrepreneur yang benar-benar memberdayakan masyarakat, dan krisis kesehatan mental. Kampoong Ecopreneur hadir untuk menjawab itu secara utuh, bukan sepotong-potong,” ujar Jamil.

Kabar gembira bagi warga lokal Leuwisadeng, inisiatif ini tidak hanya membawa kesejukan tetapi juga potensi ekonomi. Pengelola menyiapkan 100 sarang lebah madu klanceng untuk dibudidayakan oleh warga.

“Kami tidak ingin masyarakat hanya jadi penonton. Mereka harus jadi pelaku ekonomi. Lebah madu ini akan kami dampingi sampai menjadi sumber penghasilan. Target kami, Leuwisadeng menjadi sentra madu yang meningkatkan kesejahteraan warga,” jelas Jamil.

Sementara bagi kaum urban yang lelah dengan hiruk-pikuk kota, akan dibangun Kampoong Hening. Ini adalah pusat ecotherapy yang dirancang khusus untuk pemulihan mental.

“Banyak orang tampak baik-baik saja, tapi sebenarnya lelah secara mental. Kampoong Hening kami rancang sebagai ruang pemulihan, tempat orang kembali waras, tenang, dan menemukan makna hidupnya,” kata Jamil.

Proyek ini didanai oleh kekuatan dana umat melalui wakaf produktif. Dukungan mengalir deras, salah satunya dari Yayasan STIFIn Institute yang menyerahkan hak pengelolaan 10 cabang senilai Rp 5 miliar, serta outlet Hara Chicken yang memberdayakan karyawan disabilitas.

Artis Arie Untung yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap gerakan ini. “Mudah mudahan dari tempat ini lahir anak-anak muda yang bisa mengangkat masyarakat seperti yang dikisahkan di surat Al Kahfi,” harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini