Gus Miftah Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Baru Agro Industri untuk Kemandirian Ekonomi Umat

Gus Miftah mendorong pesantren mengembangkan sektor agro industri untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat di Indonesia.

Galih Prasetyo
Minggu, 17 Mei 2026 | 09:10 WIB
Gus Miftah Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Baru Agro Industri untuk Kemandirian Ekonomi Umat
Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Gus Miftah menyampaikan keterangan pers di Ponpes Ora Aji, Purwomartani, Kalasan, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (6/12/2024). [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/sgd/nym]
Baca 10 detik
  • Gus Miftah mendorong pesantren mengembangkan sektor agro industri untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat di Indonesia.
  • Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan PMKNU di Cirebon pada Sabtu, 16 Mei 2026 mendatang.
  • Pesantren memiliki modal lahan serta SDM untuk menciptakan solusi ekonomi produktif bagi santri dan masyarakat.

SuaraJabar.id - Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah menegaskan pentingnya peran pesantren dalam memperkuat ekonomi umat melalui sektor agro industri.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) di Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (16/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Gus Miftah hadir bersama Ipang Wahid dan Imam Jazuli.

Ia menilai Nahdlatul Ulama tidak cukup hanya berfokus pada dakwah dan pendidikan, tetapi juga harus hadir dalam isu strategis seperti ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca Juga:Hilal Tidak Terlihat di Jawa Barat, Puasa 1 Ramadan 1447 H Hari Kamis?

Menurut Gus Miftah, pesantren memiliki modal besar untuk berkembang menjadi pusat pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Mulai dari lahan, sumber daya manusia, hingga jaringan sosial yang kuat dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun sektor agro industri modern.

“Pesantren punya lahan, punya komunitas, punya jaringan, dan punya SDM. Tinggal bagaimana semua itu dikelola lebih modern, produktif, dan berkelanjutan,” kata Gus Miftah.

Ia menyebut sektor agro industri sangat dekat dengan kehidupan mayoritas masyarakat Indonesia.

Bidang pertanian, peternakan, perkebunan, hingga pengolahan hasil pangan disebut memiliki peluang besar untuk membuka ruang pemberdayaan baru bagi santri dan warga nahdliyin.

Baca Juga:Haram Pertahankan Koruptor! Puluhan Kiai Muda NU Desak PBNU Pecat Gus Yaqut dan Kader Tersangka KPK

Dalam forum PMKNU tersebut, kader muda NU juga didorong untuk memiliki kemampuan membaca tantangan zaman.

Tidak hanya memahami organisasi dan nilai keagamaan, mereka diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret di bidang ekonomi dan sosial.

“Ke depan, NU harus melahirkan lebih banyak kader yang mampu menghubungkan nilai-nilai pesantren dengan kebutuhan zaman,” ungkapnya.

“Bukan hanya kuat secara moral dan spiritual, tapi juga mandiri secara ekonomi,” tegas Gus Miftah.

Sebagai informasi, PMKNU merupakan bagian dari proses kaderisasi kepemimpinan di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Program ini bertujuan mencetak kader muda yang adaptif, progresif, dan tetap berakar pada nilai-nilai ke-NU-an.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak