Dedi Mulyadi: Buron Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Jam 4 Pagi Pakai Helm dan Masker

Menurut KDM sapaan akrabnya, Taufik Hidayat sebelum diringkus oleh jajaran Polda Jabar, berusaha menemuinya di Gedung Pakuan, Kota Bandung.

Andi Ahmad S
Senin, 29 Juni 2026 | 20:53 WIB
Dedi Mulyadi: Buron Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Jam 4 Pagi Pakai Helm dan Masker
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym]
Baca 10 detik
  • Taufik Hidayat, pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR, berupaya menemui Gubernur Jawa Barat di Gedung Pakuan pada 29 Juni 2026.
  • Pelaku menyatakan kesiapan untuk dipenjara namun ingin menyampaikan sesuatu kepada Gubernur sebelum ditangkap oleh pihak kepolisian setempat.
  • Polda Jawa Barat berhasil menangkap Taufik Hidayat di Kabupaten Bandung pada 23 Juni 2026 setelah pelaku sempat melarikan diri.

SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, mengungkapkan jika Taufik Hidayat pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29), sempat berusaha untuk menemuinya.

Menurut KDM sapaan akrabnya, Taufik Hidayat sebelum diringkus oleh jajaran Polda Jabar, berusaha menemuinya di Gedung Pakuan, Kota Bandung.

Saat itu, Taufik Hidayat datang ke Gedung Pakuan sekitar pukul 04.00 WIB dan menemui petugas jaga dengan menggunakan helm dan masker. Sehingga, wajah tidak dikenali.

"Jadi, Taufik sempat datang ke Gedung Pakuan jam 4 dini hari, menemui pos jaga dan dia gomong pakai helm, pakai masker," kata Dedi Mulyadi, Senin (29/6/2026).

Baca Juga:Oknum Jaksa Kejati Banten Dipecat Tidak Hormat, Kini Ditahan Terkait Penggelapan Aset

Menurut mantan Bupati Purwakarta ini, saat itu Taufik Hidayat menyampaikan keinginannya untuk bertemu dengannya. Karena, ada yang ingin disampaikan.

"Saya ingin ketemu Pak Gubernur, saya mau dipernjara tapi ada hal yang harus saya sampaikan dulu," ucapnya.

Kedatangan Taufik Hidayat ke Gedung Pakuan terpantau juga dalam CCTV. Selain itu, ia juga ingin mendatangi Lembur Pakuan guna menemui dirinya.

Hanya saja, saat itu orang yang mengantarnya memilih untuk tidak lanjut mengantarkan, karena khawatir sosok Taufik Hidayat dikenali oleh warga.

"Jadi itu dan CCTV-nya ada, dan dia mencari dan dia juga berusaha datang ke Lembur Pakuan, sampai di Cikawung, yang nganternya tidak berani, karena takut di Jalan, dilihat orang, dikebukin, jadi takut yang nganternya," ujarnya.

Baca Juga:Diserbu Pendatang Baru Pasca-Lebaran! Ini 8 Fakta Kunci Gelombang Migrasi ke Kabupaten Tangerang

Dedi menegaskan, keinginan Taufik Hidayat menemui dirinya bukan karena meminta perlindungan. Namun, dia ingin menyampaikan sesuatu.

"Bukan (minta perlindungan), jadi dari bahasanya dia siap dipenjara, tapi sebelum dipenjara ada sesuatu yang ingin disampaikan," jelasnya.

Seperti diketahui, Taufik Hidayat melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya berinisial YTR dalam kurun waktu yang cukup lama.

Penyekapan dan penganiayaan tersebut, membuat korban mengalami luka berat dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Pelaku sendiri, setelah buron beberapa hari berhasil ditangkap jajaran Polda Jawa Barat di wilayah Kabupaten Bandung, Selasa (23/6/2026).

Kontributor : Rahman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak