- Partai Solidaritas Indonesia mengapresiasi pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI pada Jumat, 14 Agustus 2026.
- Jubir DPP PSI Dedek Prayudi menyatakan pertumbuhan ekonomi dan investasi adalah instrumen penting untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.
- Pendekatan kebijakan tersebut dinilai memastikan pembangunan nasional memberikan dampak sosial yang adil dan merata bagi seluruh warga.
SuaraJabar.id - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (14/8/2026) lalu.
PSI menilai Prabowo menempatkan pertumbuhan ekonomi dan investasi sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Juru Bicara DPP PSI Dedek Prayudi mengatakan, penekanan Presiden bahwa pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan merupakan tujuan akhir pembangunan menunjukkan orientasi kebijakan yang mengedepankan keadilan sosial.
“Pernyataan beliau bahwa pertumbuhan ekonomi dan investasi bukanlah tujuan akhir, melainkan instrumen untuk mencapai kesejahteraan rakyat, mencerminkan pemikiran seorang negarawan yang berorientasi pada keadilan sosial,” kata Dedek, Minggu (16/8/2026).
Baca Juga:Dari Negeri Rantau ke Pesisir Indramayu, Rosyidah Bangun Usaha Olahan Laut Bersama BRI
Menurut Dedek, penekanan Presiden Prabowo bahwa setiap rupiah investasi harus memberikan dampak nyata terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas hidup masyarakat merupakan arah kebijakan yang perlu didukung.
Ia menilai pendekatan tersebut dapat memastikan pembangunan nasional tidak hanya berorientasi pada indikator makroekonomi, tetapi juga memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Pendekatan ini memastikan pembangunan nasional tidak berhenti pada angka statistik atau capaian makro semata, melainkan benar-benar menghadirkan dampak sosial yang adil dan merata hingga ke lapisan warga paling rentan,” ujarnya.
Dedek menambahkan, tidak menjadikan produk domestik bruto (GDP), nilai investasi, maupun indikator ekonomi lainnya sebagai tujuan akhir pembangunan menunjukkan pentingnya menempatkan kesejahteraan manusia sebagai orientasi utama kebijakan ekonomi.
“Komitmen ini layak didukung secara penuh agar instrumen ekonomi negara senantiasa diabdikan sebesar-besarnya bagi kemakmuran dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Dedek.
Baca Juga:Menjangkau Pelosok Sumatera Utara, Dedikasi Mantri BRI Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga