- Manajemen PT Antam mengonfirmasi adanya kepulan asap di tambang bawah tanah Pongkor, Kabupaten Bogor, pada Selasa pagi.
- Tim Emergency Response Group segera mengaktifkan protokol keselamatan standar untuk memastikan seluruh pekerja dalam kondisi aman.
- Perusahaan melakukan investigasi menyeluruh dan pengaturan aktivitas operasional guna memastikan keamanan area tambang bawah tanah tersebut.
SuaraJabar.id - Manajemen PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) memberikan penjelasan resmi terkait beredarnya informasi mengenai kepulan asap di area operasional Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, Kabupaten Bogor.
Perusahaan memastikan bahwa situasi saat ini terkendali dan seluruh personel di lapangan dalam kondisi selamat.
Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary) PT ANTAM Tbk, Wisnu Danandi Haryanto, mengonfirmasi bahwa laporan mengenai indikasi asap tersebut diterima manajemen pada Selasa (30/6/2026) pagi.
Wisnu menjelaskan bahwa indikasi asap terdeteksi di salah satu area tambang bawah tanah sekitar pukul 08.00 WIB. Segera setelah laporan diterima, perusahaan mengaktifkan protokol keselamatan kerja tingkat tinggi.
Baca Juga:PSEL Bogor: Solusi Energi Bersih vs Kekhawatiran Warga Kayumanis
“Berdasarkan laporan awal tersebut, tim operasi bersama Tim Emergency Response Group (ERG) langsung melakukan pengecekan serta penanganan terkait kondisi asap sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku di perusahaan,” ujar Wisnu Danandi Haryanto dalam keterangan resminya, Rabu (1/7/2026).
Sebagai langkah preventif guna menjamin keamanan, PT ANTAM melakukan pengaturan aktivitas operasional di area yang terdampak. Manajemen menegaskan bahwa tidak ada kendala dalam proses evakuasi dan mitigasi risiko bagi para pekerja tambang.
“Keselamatan pekerja merupakan prioritas utama bagi PT ANTAM. Kami memastikan pengaturan aktivitas di area terkait dilakukan secara ketat guna meminimalisir risiko,” tambahnya.
Secara teknis, tim ahli pertambangan ANTAM masih bekerja di lapangan untuk melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan sumber utama munculnya asap tersebut.
Hal ini penting untuk mencegah potensi gangguan serupa di masa mendatang serta memastikan kestabilan struktur tambang bawah tanah.
Baca Juga:Puncak HJB ke-544: Sentul City Sukses Fasilitasi Turnamen Minisoccer Antar Jurnalis se-Bogor Raya
PT ANTAM berkomitmen untuk menjaga transparansi informasi (Trustworthiness) kepada publik dan para pemangku kepentingan. Perusahaan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan secara real-time.
“Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah proses verifikasi dan investigasi memperoleh hasil yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai standar keselamatan pertambangan nasional,” pungkas Wisnu.