- Kapolri melantik Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra sebagai Kalemdiklat Polri di Mabes Polri, Jakarta, pada 17 Mei 2026.
- Selain Kalemdiklat, Kapolri melantik lima Kapolda baru dan satu pejabat utama Markas Besar Polri untuk posisi strategis.
- Mutasi ini bertujuan meningkatkan kinerja, profesionalitas, serta memperkuat soliditas organisasi Polri dalam melayani masyarakat di berbagai wilayah.
SuaraJabar.id - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Minggu (17/5/2026).
Komjen Panca Putra Simanjuntak menggantikan pejabat sebelumnya untuk memimpin institusi yang bertanggung jawab atas pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan seluruh personel kepolisian di Indonesia.
Selain melantik Kalemdiklat, Jenderal Listyo Sigit juga melantik lima Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) baru serta satu pejabat utama (PJU) Markas Besar Polri.
Langkah ini merupakan bagian dari rotasi kepemimpinan strategis guna memperkuat kinerja dan soliditas organisasi Polri di berbagai wilayah.
Baca Juga:Tak Hanya Ibu Tiri, Polisi Dalami Dugaan Pidana Pembiaran oleh Ayah Kandung NS di Sukabumi
Mereka yang dilantik tersebut terdiri atas Brigadir Jenderal Polisi Nasri sebagai Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Polisi Himawan Bayu Aji sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara, dan Brigjen Polisi Arif Budiman sebagai Kapolda Maluku Utara.
Kemudian Inspektur Jenderal Polisi Kalingga Rendra Raharja sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat, Brigjen Polisi Yudhi Sulistianto Wahid sebagai Kapolda Bengkulu, serta Komisaris Besar Polisi Yudi Arkara Oktabera sebagai Kepala Pelayanan Markas Polri.
Menurut Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Polisi Johnny Eddizon Isir, mutasi dan rotasi jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus dalam rangka pembinaan karier serta penguatan kelembagaan.
"Mutasi jabatan pada institusi Polri merupakan bentuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel. Diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat langsung bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Johnny dalam keterangan yang dikonfirmasi.
Ia menyampaikan pergantian pejabat di lingkungan Polri juga menjadi bagian dari upaya institusi untuk terus meningkatkan profesionalitas, soliditas internal, dan efektivitas pelaksanaan tugas di berbagai wilayah.
Baca Juga:Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Muhammadiyah Adalah Sahabat Sejati Polri
"Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki para pejabat yang dilantik maupun melaksanakan sertijab (serah terima jabatan) hari ini, kami optimistis kinerja organisasi akan semakin baik dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan," katanya. [Antara].