SuaraJabar.id - Tinggi muka air (TMA) sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Bogor, mengalami kenaikan menjadi 170 cm atau berstatus siaga II.
Kepala Jaga Bendung Katulampa Andi Sudirman mengatakan, kenaikan debit air sungai Ciliwung tersebut terjadi karena hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Kenaikan itu terjadi bertahap yakni pukul 07.17 WIB ketinggian air pada titik 100 centimeter, kemudian pukul 07.30 WIB pada titik 120 centimeter dan terakhir pukul 07.47 WIB mencapai 170 centimeter.
"Terakhir 170 cm pada pukul 07.47 WIB atau statusnya siaga II," kata Andi, Rabu (1/1/2020).
Baca Juga:Terendam Banjir, Jalan HR Rasuna Said Lumpuh
Dilaporkan, saat ini ada sekitar 276.000 liter per detik air sungai Ciliwung yang melintas di Bendung Katulampa menuju Ibu Kota Jakarta. Air tersebut diperkirakan sampai dalam waktu sekitar 9 jam ke depan.
"Kondisi di kawasan Puncak dan sekitarnya masih hujan. Kita imbau warga di bantaran Sungai Ciliwung berhati-hati dengan kondisi ini karena debit air masih bisa saja meningkat kembali," pungkasnya.
Kontributor : Rambiga