alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cegah Virus Corona, Emil Pastikan Bakal Awasi Ribuan TKA China di Jabar

Bangun Santoso Kamis, 13 Februari 2020 | 10:04 WIB

Cegah Virus Corona, Emil Pastikan Bakal Awasi Ribuan TKA China di Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. [Suara.com/Silmi Kaffah]

Total ada 3.000 pekerja asing asal China yang ada di Jawa Barat

SuaraJabar.id - Guna mewaspadai potensi penyebaran virus corona atau yang diberi nama resmi Covid 19, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan akan terus memantau keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang ada di Kota Bandung.

Pemantauan tersebut terutama dilakukan terhadap para TKA asal China yang saat ini jumlahnya mencapai 3.000 orang di seluruh Jawa Barat.

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, mengatakan, hal tersebut telah diinstruksikan pada dinas tenaga kerja di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Stakeholder daerah yang bertanggung jawab diminta saling berkoordinasi apabila ditemui gejala yang patut dicurigai.

"Dinas-dinas tenaga kerja di daerah sudah dikomunikasikan untuk melakukan pemantauan sederhana kalau melihat ada (TKA) batuk, pilek, atau demam yang menjadi gejala," ujar Emil ketika ditemui usai melakukan rapat koordinasi kesiapsiagaan antisipasi virus corona di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, sebagaimana dilansir Ayobandung (jaringan Suara.com), Rabu (13/2/2020).

Baca Juga: Klaim Media Arab: Virus Corona Hasil Konspirasi AS dan Israel Lawan China

Meski demikian, Emil mengatakan, hal tersebut jangan sampai menimbulkan sikap yang mengucilkan para TKA. Pemantaan harus dilakukan dengan prosedur yang baik dan wajar.

Selain itu, dia mengatakan, pihaknya masih menanti kabar lebih lanjut dari sembilan warga Jabar yang tengah diisolasi di Pulau Natuna. Pulau tersebut saat ini menjadi pusat karantina WNI yang dipulangkan dari Tiongkok.

Emil mengatakan, sejauh ini belum mendapat kabar yang menyebutkan ada warga Jabar yang positif terinveksi Covid 19.

"Kita masih menunggu kabar. Kalau kabar terakhirnya sih negatif ya, sehingga setelah lewat 14 hari bisa kembali ke keluarga masing-masing," katanya.

Baca Juga: Update Virus Corona 13 Februari 2020: Jumlah Korban Naik 250 Persen

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait