Sekolah SMP Indramayu Kebakaran saat Ditinggal Murid SFH karena Corona

Pebriansyah Ariefana
Sekolah SMP Indramayu Kebakaran saat Ditinggal Murid SFH karena Corona
Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Kabupaten Indramayu, Jawa Barat kebakaran. (Antara)

Ada 7 ruangan yang terbakar karena arus pendek listrik.

SuaraJabar.id - Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Kabupaten Indramayu, Jawa Barat kebakaran. Sekolah itu terbakar saat ditinggal siswanya study from home atau belajar di rumah karena wabah virus corona.

Ada 7 ruangan yang terbakar karena arus pendek listrik.

"Kami mendapatkan laporan adanya kebakaran terjadi sekitar pukul 05.00 WIB," kata Komandan Regu 2 Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu Dedi Supriyadi di Indramayu, Rabu.

Dedi mengatakan kebakaran tersebut mengakibatkan sebanyak tujuh ruangan di SMP 2 Indramayu yang terdiri dari ruang tamu, laboratorium, kelas dan juga Kepala Sekolah hangus.

Menurutnya dari keterangan sementara yang didapat bahwa kebakaran itu terjadi diduga dikarenakan korsleting listrik.

"Memang ruangan semua kosong dari aktivitas, dikarenakan sedang belajar di rumah," ujarnya.

Untuk pemadaman api sendiri lanjut Dedi dibutuhkan waktu kurang lebih sampai tiga jam, karena memang cukup besar.

Pihaknya juga menerjunkan sebanyak empat mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api serta beberapa anggota dan masyarakat sekitar.

"Ada empat mobil yang kita terjunkan untuk memadamkan api," tuturnya. (Antara)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS