Rapid Test di Stadion GLBA Batal Digelar karena Diprotes Warga

Agung Sandy Lesmana
Rapid Test di Stadion GLBA Batal Digelar karena Diprotes Warga
Ilustrasi--petugas saat melakukan pemeriksaan rapid test terhadap warga di Jakarta. (Keterangan Foto: Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta)

"Ya benar terjadi penolakan karena mendadak dan kurang sosialisasi kepada warga," kata Oesman.

SuaraJabar.id - Pelaksanaan Rapid Test Covid-19, yang semula akan digelar di area Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kecamatan Gedebage, pada hari ini, Kamis (2/4/2020) batal dilakukan karena adanya penolakan dari warga setempat.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Gedebage Oesman Iman, saat dikonfirmasi oleh Ayobandung.com--jaringan Suara.com, Kamis (2/4/2020).

Oesman menyebut, penolakan tersebut dilatarbelakangi oleh kurangnya sosialisasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kepada warga setempat.

Selain itu, pelaksanaan tes cepat untuk mendeketsi virus corona di dekat wilayah tempat tinggal mereka, dinilai terlalu mendadak.

"Ya benar terjadi penolakan karena mendadak dan kurang sosialisasi kepada warga," kata Oesman.

Kabarnya, rapid test yang seharusnya digelar di area Stadion GBLA tersebut akan dipindahkan ke lokasi lain oleh Pemkot Bandung.

"Katanya begitu (akan dipindahkan)," kata dia.

Sebanyak 2.948 orang sudah terdaftar untuk mengikuti rapid test covid -19 yang seharusnya dilakukan pada hari ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS