Seluruh Sekolah di Jawa Barat Masih Ditutup, Belum Ada Zona Hijau Corona

Sekolah umum di wilayahnya belum akan buka dalam waktu dekat.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 17 Juni 2020 | 14:52 WIB
Seluruh Sekolah di Jawa Barat Masih Ditutup, Belum Ada Zona Hijau Corona
Ridwan Kamil dalam acara ILC edisi Lebaran Ala Corona (YouTube).

SuaraJabar.id - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) akan membuka kembali sekolah yang berada di zona hijau. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan sekolah umum di wilayahnya belum akan buka dalam waktu dekat.

Ridwan Kamil mengungkapkan pihaknya belum akan membuka sekolah umum, hal tersebut dikarenakan Jawa Barat belum memiliki zona hijau. Sehingga pihaknya memutuskan untuk tetap menerapkan sistem belajar dari rumah.

“Karena Pak Nadiem Makarim, sudah mengumumkan kalau sekolah boleh dibuka di zona hijau, nah perhari ini 27 kota dan kabupaten di Jabar belum ada (zona hijau) dan saya berdoa mudah-mudahan dalam evaluasi dua mingguan, kita naik ke hijau dari 17 yang sudah biru,” ungkap Emil sapaan Ridwan Kamil dalam keterangan resminya, Rabu (17/6/2020).

Ridwan Kamil mengungkapkan di Jawa Barat untuk sekolah umum belum memungkinkan untuk dibuka. Pihaknya masih akan terus mengevaluasi terkait kebijakan pembukaan sekolah umum di Jawa Barat.

Baca Juga:Sekolah Kembali Dibuka, Ratusan Murid Positif Terinfeksi Corona

“Sementara, per minggu ini sekolah umum itu belum memungkinkan dan masih kita evaluasi,” kata Ridwan Kamil.

“Karena kalau sekolah kebijakannya harus satu kota dan kabupaten karena dalam satu kota dan kabupaten kurikulumnya sama dan fasilitasnya sama. Jadi kalau ada satu sekolah yang buka di kecamatan lain enggak, itu nanti akan terjadi kejomplangan kualitas pendidikan,” ungkap Ridwan Kamil menambahkan.

Sementara untuk pesantren, akan mulai dijinkan untuk dibuka kembali. Hal tersebut kata Ridwan Kamil kurikulum di pesantren berbeda dengan sekolah umum.

“Kok pesantren bisa? Kalau pesantren itu rata-rata dimiliki oleh pribadi, kurikulumnya juga tidak sama ya dalam satu kecamatan ada yang tema kurikulumnya a, kemudian pesantren lainnya kurikulum b, maka kalau yang satu duluan dan yang lain belakangan nggak ada masalah,” kata Ridwan Kamil.

“Karena kurikulum beda, start dan finis beda, maka boleh dibuka duluan dengan catatan kesehatan di zona hijau dan biru dan protokol kesehatan,” lanjut Ridwan Kamil menambahkan.

Baca Juga:Sekolah Dibuka Paling Akhir di Jogja, Tahun Ajaran Baru Masih KBM Online

Sedangkan untuk sekolah umum seperti SD, SMP dan SMA, Ridwan Kamil mengungkapkan gerakannya harus satu irama karena dimiliki oleh negara dan kurikulumnya diatur oleh negara.

Sehingga dipastikan sekolah umum belum akan dibuka.

Kontributor : Emi La Palau

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak