Jokowi Marahi Menteri, Amien Rais Tertawa: Menepuk Air Kena Muka Sendiri

"Pak Jokowi sedang bermain sandiwara politik dengan mengaduh-aduh dan merintih biar rakyat kembali mempercayainya, mencintai beliau," kata Amien Rais.

Reza Gunadha
Kamis, 02 Juli 2020 | 13:38 WIB
Jokowi Marahi Menteri, Amien Rais Tertawa: Menepuk Air Kena Muka Sendiri
Amien Rais dalam seminar di DPR RI, Selasa (3/9/2019). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

SuaraJabar.id - Amien Rais, politikus senior sekaligus mantan Ketua MPR RI, angkat bicara tentang Presiden Jokowi memarahi menteri dalam rapat kabinet yang digelar di Istana Merdeka pada 18 Juni 2020 silam.

Kala ditanya mengenai kejadian tersebut, Amien Rais mengakui sempat tertawa sekaligus kasihan sembari mengutip peribahasa yang mewakili perasaan serupa.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @amienraisofficial, Rabu (1/7/2020).

"Saya terbit, kasihan, terbit tertawa juga, kemudian seperti menepuk air didulang, terpercik muka sendiri juga," ujar Amien Rais seperti dikutip Suara.com, Kamis (2/7).

Baca Juga:Video Kemarahan Jokowi Jeda 10 Hari Baru Dirilis, Moeldoko: Itu Strategi

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu lantas mengatakan, "Menteri-menterinya (Jokowi) dipilih dengan tim, mungkin semua juga sudah matang. Kemudian diumumkan sampai sekarang bekerja".

Kendati begitu, Amien Rais mengakui sejak awal sudah mengkhawatirkan komposisi menteri yang dipilih Jokowi.

Pasalnya, ia menduga sebagian dari jajaran menteri tersebut tidak memiliki sifat kerakyatan.

"Mungkin hampir sepertiga menteri itu, saya kira nggak ada sifat kerakyatannya," imbuhnya.

"Jadi seorang CEO ojol, tiba-tiba mengurusi kementerian besar, kementerian pendidikan nasional,"

Baca Juga:Tanggapi Jokowi Marah di Sidang Kabinet, Amien Rais Ingin Ketawa

"Kemudian juga seorang yang pemain uang, pikirannya hanya uang. Bagaimana kemudian dia malah memikirkan, cara membeli saham Inter Milan di Eropa, klub-klub basket dalam dan luar negeri, tiba-tiba mengurusi BUMN kita. Ada lagi superminister yang merasa tahu semuanya, membirong dll, ini tidak sehat begitu" tutur Amien Rais.

Lebih lanjut, ia lantas memberikan spekulasi alasan di balik kemarahan Jokowi kepada menterinya yang dianggap bekerja tak maksimal hingga membuka opsi reshuffle kabinet.

Menurut Amien Rais, salah satunya peristiwa itu dilatarbelakangi oleh Jokowi yang sedang bermain sandiwara politik untuk memulihkan kepercayaan rakyat.

"Pak Jokowi sedang bermain sandiwara politik dengan mengaduh-aduh dan merintih biar rakyat kembali mempercayainya, mencintai beliau. Jadi, maaf, yang membuat jengkel Pak Jokowi itu adalah menterinya, (seolah-olah) sementara Pak Jokowi itu bagus sekali," ucapnya.

Namun, kata Amien Rais, strategi tersebut sudah terlambat. Terlebih video kemarahan Jokowi terlanjur dipublikasikan sehingga malah berujung fatal.

"Kesalahan fatal itu adalah, kemarahan Pak Jokowi ini kan terbatas, dipublikasikan, semua orang kan jadi tahu, dunia ini malah jadi mengetahui. Dan umumnya malah ini blacklash," kata Amien Rais.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak