Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ini Cerita Saksi Mata yang Lihat Ibu dan Anak Terseret Arus Banjir Cicurug

Chandra Iswinarno Senin, 21 September 2020 | 20:54 WIB

Ini Cerita Saksi Mata yang Lihat Ibu dan Anak Terseret Arus Banjir Cicurug
Salah satu mobil yang terseret arus banjir bandang di Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2020) sore. [Sumber Foto:Syahrul Himawan]

Hendra, yang juga pekerja di pabrik roti, baru menyadari jika banjir bandang itu mulai menerjang wilayahnya saat akan ke toilet.

SuaraJabar.id - Bencana alam banjir bandang yang terjadi di di Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Senin (21/9/2020) ternyata tak hanya menyeret dua warga, namun karena kuatnya arus menyebabkan sejumlah warga dan beberapa kendaraan.

Seorang warga di lokasi kejadian, Hendra (20) mengatakan, saat arus air datang sempat melihat perempuan dan anak-anak yang terseret arus banjir bandang tersebut.

"Yang pertama itu ibu-ibu dan anak. Disuruh ke salah satu mobil, tapi mungkin nggak kedengaran. Yang dua lagi anak-anak sampai ke bawah, tapi dia sempat duduk di pelepah pohon kelapa," kata Hendra seperti dilansir Sukabumiupdate.com-jaringan Suara.com.

Hendra, yang juga pekerja di pabrik roti, baru menyadari jika banjir bandang itu mulai menerjang wilayahnya saat akan ke toilet.

"Air keluar dari septic tank-nya. Teman-teman juga lihat dari jendela karena penasaran, wah besar katanya bentar lagi mau tsunami. Kita keluar aja," jelas Hendra.

Namun saat keluar, dia melihat debit banjir masih kecil. Namun tak lama kemudian arus banjir membawa material kayu.

"Pas keluar, bawa motor temen tuh, kok airnya kecil. Pas dilihat ke jembatan terlihat ada kayu. Akhirnya lari ke depan dan sudah ada beberapa kendaraan yang terbawa arus. Motor sekitar tiga dan mobil juga tiga," katanya.

Sebelumnya, dua orang hilang terbawa arus banjir bandang yang menerjang Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Senin (21/9/2020) sore.

Meski begitu hingga kini warga setempat serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi belum mengetahui pasti identitas dua orang yang masih dicari tersebut.

Seorang warga sekitar, Enah mengatakan, dua orang yang masih dicari tersebut terseret arus banjir saat berada di sekitar rumah sekaligus pabrik roti.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait