facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mau Ikut Boikot Produk Prancis? Baca Ini Dulu Lur!

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 05 November 2020 | 13:00 WIB

Mau Ikut Boikot Produk Prancis? Baca Ini Dulu Lur!
Pengamat Marketing/branding sekaligus Penulis Buku, Yuswohady berpose saat ditemui di Jakarta, Kamis (11/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

"Kecuali kalau brand membela, seperti starbucks bela LGBT. Tapi ya konsumen bebas milih saja," katanya.

SuaraJabar.id - Muslim dunia menyerukan aksi boikot produk Prancis usai Presiden Emmanuel Macron mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait Nabi Muhammad dan Islam.

Namun apakah aksi boikot produk Prancis ini efektif untuk mendesak Emmanuel Macron untuk tidak berbuat hal serupa di kemudian hari?

Pakar Brand Marketing Yuswohady menilai seruan boikot produk-produk asal Prancis di Indonesia tak masuk akal. Pasalnya, kisruh yang terjadi saat ini di Prancis bukan merupakan kesalahan produk-produk tersebut.

Yuswohady merasa aneh jika masyarakat terkecoh dengan seruan itu. Sebab, sudah jelas produk-produk itu tak ada yang mendukung ucapan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Baca Juga: Mau Ikutan Boikot Produk Prancis? Coba Pakai Logika Ini

"Kalau kita protes boleh-boleh saja, tapi kalau boikot brand, sepertinya kalau pakai logika aneh juga gitu loh. Carrefour dosanya apa, tiba-tiba Macron yang ngomong yang kena Carrefour," ujar Yuswohady saat dihubungi Suara.com, Kamis (5/11/2020).

Pria yang akrab disapa Siwo ini menuturkan, produk-produk yang saat ini diboikot juga merupakan produk global, sehingga pemiliknya tak lagi berasal dari Prancis dan pemiliknya bisa dari mana saja.

"Cuma dari namanya, lahirnya di situ indentik dengan Prancis, ya apa-apa yang berhubungan Prancis dikaitkan," ucap dia.

Maka dari itu, Siwo menambahkan, tak sepatutnya produk-produk itu disalahkan. Kecuali, jika salah satu pemilik produk mendukung pernyataan Macron, baru produk tersebut bisa disalahkan.

"Kecuali kalau brand membela, seperti starbucks bela LGBT. Tapi ya konsumen bebas milih saja," katanya.

Baca Juga: Ustaz Somad Serukan Boikot Produk Prancis dan Putus Hubungan Diplomatik

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan untuk memboikot produk Prancis. Hal ini seiring dengan Presiden Emmanuel Macron yang masih bersikeras tidak mau meminta maaf kepada umat Islam.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait