alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Mau Seperti Jakarta, Cianjur Tak Izinkan Acara FPI yang Undang Rizieq

Siswanto Sabtu, 21 November 2020 | 13:08 WIB

Tak Mau Seperti Jakarta, Cianjur Tak Izinkan Acara FPI yang Undang Rizieq
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tiba di markas Front Pembela Islam, Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyatakan tidak akan mengeluarkan izin.

SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyatakan tidak akan mengeluarkan izin untuk agenda yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa, termasuk rencana kedatangan Habib Rizieq Shihab untuk menyelenggarakan silaturahmi dengan ulama serta tablig akbar.

Pejabat sementara Bupati Cianjur Dudi Sudrajat Abdurachim mengatakan sekarang ini status Cianjur rawan terjadi penyebaran virus corona.

"Saat ini, satgas berusaha untuk menekan angka penyebaran COVID-19 yang meningkat sejak satu bulan terakhir, kalau ada yang mengajukan izin yang menghadirkan orang banyak, tentunya tidak akan diizinkan, apalagi massa yang hadir akan lebih dari jumlah yang dilaporkan," katanya.

Jika penyelenggara tetap menggelar acara tanpa izin, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menertibkan dan membubarkan.

Saat ini, Cianjur masuk dalam zona rawan penyebaran sehingga berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah daerah, termasuk tidak memberikan izin keramaian.

"Kami akan berkoordinasi dengan kepolisian kalau ada yang membandel, harapan kami ditunda dulu sampai pandemi usai. Ini demi kepentingan bersama agar Cianjur dapat kembali ke zona aman atau zona hijau," katanya dalam laporan Antara.

Ketua FPI Cianjur Habib Hud Alaydrus mengatakan Cianjur masuk dalam satu daerah yang akan dikunjungi Habib Rizieq, namun pihaknya belum bisa memastikan tempat dan waktunya kapan, Habib Rizieq akan hadir menemui ulama dan warga Cianjur dalam acara tablig akbar.

"Saya belum tahu pasti jadwalnya, namun Cianjur masuk dalam jadwal kunjungan beliau, kemungkinan yang hadir dibatasi hanya 100 sampai 200 orang ulama. Kalau tablig akbar kemungkinan warga yang hadir mencapai ribuan lebih," katanya.

FPI memastikan dalam pelaksanaan nanti, protokol kesehatan akan diterapkan ketat sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus berbahaya, termasuk mengimbau mereka yang hadir mengunakan masker, membawa cairan pembersih tangan dan menjaga jarak.

Habib Rizieq tunda kegiatan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait