alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bendera Bintang Kejora Sempat Berkibar di KJRI Melbourne

Ari Syahril Ramadhan Kamis, 03 Desember 2020 | 07:55 WIB

Bendera Bintang Kejora Sempat Berkibar di KJRI Melbourne
Bendera Bintang Kejora dan spanduk TNII Out berkibar di KJRI Melbourne, Australia.[Twitter]

Selain mengibarkan bendera bintang kejora, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan "TNI Out Stop Killing Papua".

SuaraJabar.id - Bendera bintang kejora berkibar di kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) yang berada di Melbourne, Australia. Bendera ini dikibarkan oleh lima orang yang memanjat kantor KJRI.

Selain mengibarkan bendera bintang kejora, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan "TNI Out Stop Killing Papua".

Insiden tersebut terjadi pada Selasa (1/12/2020) dan terekam dalam sebuah video yang tersebar di media sosial Twitter.

Pada media sosial, video itu disertakan keterangan, "5 Orang telah memanjat tembok Konsulat Indonesia di Melbourne & saat ini berada di atas atap," tulis akun bernama Tim Buchanan.

Baca Juga: OPM: Benny Wenda Bekerja untuk Kapitalis Eropa, AS, dan Australia

"Mereka telah mengibarkan bendera Bintang Kejora gerakan kemerdekaan Papua Barat & spanduk bertuliskan TNI OUT: Berhenti Membunuh Orang Papua & BEBAS PAPUA BARAT" sambungnya.

Dalam video tersebut terlihat empat orang mengibarkan bendera Bintang Kejora di atas pagar, namun terlihat akan dihalangi oleh seseorang yang belum diketahui siapa.

Pada lanjutan video tersebut, mereka kemudian bepindah tempat mengibarkan bendera gerakan Papua Barat tersebut di atap kantor konsulat jenderal RI di Melbourne tersebut.

Insiden pengibaran bendera tersebut terjadi tepat di hari dimana United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) mendeklarasikan kemerdekaan pada 1 Desember 2020.

Provinsi Papua dan Papua Barat terletak di bagian barat Indonesia dan berbatasan dengan negara Papua Nugini yang merdeka di timur.

Baca Juga: DPR Sebut Deklarasi Pemerintahan Sementara Papua Barat Cuma Gimik

Bendera "Bintang Kejora" dilarang dikibarkan ketika dinyatakan merdeka dari pemerintahan kolonial Belanda pada tahun 1961. Militer Indonesia menguasai Papua Barat dalam beberapa bulan setelah deklarasi tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait