alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ini Legenda Putri Mandalika, dengan Pembangunan Sirkuit MotoGP di Kuta

RR Ukirsari Manggalani Selasa, 08 Desember 2020 | 16:09 WIB

Ini Legenda Putri Mandalika, dengan Pembangunan Sirkuit MotoGP di Kuta
Planning map Sirkuit Mandalika yang berkonsep road circuit [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Mandalika diabadikan jadi nama tim dan sirkuit. Buktinya dahulu bisa dilihat setiap kali bermobil ke arah pesisir yang cantik.

SuaraJabar.id - Bicara tentang calon sirkuit MotoGP di Tanah Air, nama "Mandalika" langsung terngiang di benak. Apalagi, telah ada tim balap Moto2 yang diberi nama Mandalika Racing Team Indonesia atau MRTI.  Dorna Sports, penyelenggara laga sepeda motor Moto1, Moto2, dan dipuncaki MotoGP memberikan pernyataan bahwa kawasan tempat dibangunnya trek sangatlah menawan.  Nah, nama indah Mandalika ini berasal dari seorang putri rupawan dalam kisah folklore masyarakat Lombok. Dikenal sebagai Legenda Putri Mandalika,  ia diabadikan sebagai landmark atau tengara di ruas jalan raya.

Tepatnya di persimpangan dari arah kawasan wisata suku Sasak, Desa Rembitan menuju ke Pantai Kuta, Tanjung Aan, dan Pantai Mawun di bagian selatan Pulau Lombok.

Bila mobil atau sepeda motor wisatawan akan menuju ke Pantai Mawun, Tanjung Aan, Pantai Kuta, sampai sebuah resor hotel ternama, landmark ini dahulu dijadikan patokan.

Seorang putri dalam busana tradisional tengah berlari, sementara tiga orang lelaki berada di belakangnya.

Baca Juga: Siap Gelar MotoGP, Ini Keunikan Sirkuit Mandalika Bagi Penyuka Otomotif

Berdasarkan legenda yang dituturkan secara turun-temurun di kalangan masyarakat setempat, Putri Mandalika nan cantik akan dinikahkan oleh ayahandanya, seorang raja. Sayembara dibuka, dengan hasil akhir tiga kandidat siap melamarnya.

Tidak ingin mengecewakan salah satu di antara mereka sekaligus tidak kuasa menolak permintaan bapaknya, ia pun lari ke arah Tanjung Aan serta terjun bebas.

Dan sang putri menjelma menjadi semacam cacing laut yang diperingati kemunculannya setiap tahun oleh warga dalam seremoni tradisi Bau Nyale.

Dalam acara itu, orang-orang muda dan keluarga beramai-ramai berdatangan ke kawasan sekitar Tanjung Aan, menunggu kemunculan satwa lautan ini, di antaranya disertai permohonan minta jodoh. Karenanya terkadang disebut sebagai ajang perkenalan muda-mudi yang diakhiri dengan saling menemukan pasangan.

Baca Juga: Jelajah Lombok: Selain MotoGP, Banyak Side Trip Bermobil yang Seru

Nah, apakah arti Mandalika bagi tim balap Moto2 yang dimiliki Indonesia?

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait