Tanam Rp28,3 Triliun, Toyota Produksi Mobil Listrik di Indonesia Mulai 2023

Toyota sudah menyatakan komitmennya untuk mengembangkan dan memproduksi mobil listrik pada tahun 2023.

Liberty Jemadu
Selasa, 29 Desember 2020 | 22:32 WIB
Tanam Rp28,3 Triliun, Toyota Produksi Mobil Listrik di Indonesia Mulai 2023
Toyota Alphard Hybrid dalam test drive Banyuwangi - Bali [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

SuaraJabar.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan bahwa Toyota Group tengah melakukan investasi senilai Rp 28,3 triliun dalam pengembangan produk kendaraan listrik yang ramah lingkungan di Indonesia.

Menperin Agus Gumiwang mengatakan dirinya telah melakukan sejumlah pertemuan dengan perusahaan pabrikan penghasil mobil terbesar asal Jepang tersebut.

"Pihak Toyota memberikan komitmen pada saya bahwa mereka akan mulai melakukan investasi sampai tiga tahun ke depan sampai Rp28 triliun," kata Menperin Agus dalam Konferensi Pers Akhir Tahun dan Outlook Industri 2021 secara virtual, Senin (28/12/2020).

Dari hasil pertemuan tersebut, Menperin Agus menilai bahwa produk kendaraan yang dihasilkan Toyota sangat menjanjikan. Ia pun sudah melihat dan mendengar berbagai produk kendaraan yang ditawarkan pihak Toyota.

Baca Juga:Harga Baterai Mobil Listrik Kekinian: Semakin Jauh Lebih Murah

Toyota pun sudah menyatakan komitmennya untuk mengembangkan dan memproduksi kendaraan berbasis listrik pada tahun 2023.

"Mereka akan membangun atau mengembangkan produk-produk hybrid, plug-in hybrid, dan juga mereka akan membangun satu jenis full electric vehicle di Indonesia yang rencananya akan mulai produksi pada 2023," kata dia.

Selain Toyota, Kementerian Perindustrian mencatat hingga Semester I-2020, ada satu perusahaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) roda dua atau lebih, yaitu perusahaan bis listrik MAB.

Kemudian 15 produsen sepeda motor listrik yang beroperasi dengan kapasitas produksi lebih dari 897.000 unit/tahun yang menyerap tenaga kerja sekitar 1.500 orang.

Investasi baru di sektor otomotif yang tengah berjalan adalah pembangunan pabrik Hyundai Motor Corporation direncanakan akan melakukan investasi sebesar Rp21,8 triliun yang juga ditargetkan akan memproduksi Battery Electric Vehicle (BEV) pada 2023.

Baca Juga:Siap-siap, Mobil Listrik Terkencang dan Bertenaga Buas Hadir di Dunia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak