SuaraJabar.id - Pedagang tanaman hias di Tasikmalaya mengalami kenaikan omzet selama masa pandemi. Ini dikarenakan banyak emak-emak yang hobi main tanaman hias untuk mengisi waktu di rumah selama masa pandemi Covid-19.
Tanaman hias yang kini cukup banyak diburu kaum ibu adalah dari jenis keladi. Keunggulannya terletak pada keindahan warna dan corak. Harganya bisa sampai puluhan hingga ratusan ribu rupiah untuk satu tanaman.
Dituturkan Yayat (45), salah satu pedagang tanaman hias di Jalan Borolong, Kecamatan Singaparna, kaum ibu paling banyak menggandrungi jenis tanaman hias ini.
“Ibu-ibu biasanya memilih jenis keladi, karena warnanya yang indah ada motif dan corak. Kalau saya paling murah itu harganya Rp35 ribu, paling mahal bisa Rp300 ribu," kata Yayat, Selasa (2/2/2021).
Baca Juga:Viral Emak-emak Kegirangan Naik Odong-odong, Warganet Takut Mesinnya Rusak
Selain jenis keladi, lanjut Yayat, jenis tanaman hias yang menjadi incaran warga adalah jenis aglonema, tanaman gantung., dan tanaman berbunga. Dalam satu hari, jenis aglonema bisa terjual 5 hingga 10 tanaman hias.
“Alhamdulilah saat ini panen lah istilahnya bagi penjual tanaman. Hampir tiap hari ada saja yang beli. “ ucap Yayat.
Ditanya mengenai kenaikan omzet akibat banyak emak-emak yang berburu tanaman hias, Yayat mengaku kenaikannya cukup signifikan.
“Ada peningkatan, biasa per bulan Rp2 juta ini menjadi Rp4 juta sampai Rp5 juta per bulan. Kalau pembeli banyak dari wilayah Singaparna dan dari luar,“ kata Yayat.
Baca Juga:Emak-emak Diciduk Polisi Usai Gadaikan Motor Rental di Tasikmalaya