Bakat seni tari Osin sudah terlihat sejak usianya masih 4 tahun. Ia kemudian belajar dengan ibunya, yang memang memiliki riwayat sebagai penari. Kemudian ia masuk ke salah satu sanggar tari di Kota Cimahi. Sejak saat itulah, ia mulai serius untuk berlatih seni tari.
"Dulu memang belajar dari mamah awalnya, terus les ke sanggar," tutur Osin.
Sejak masuk sanggar, semua tari ia pelajari termasuk tari modern (modern dance). Namun ia tetap lebih suka tari tradisional seperti jaipong yang sepertinya sudah mendarah daging.
Osin pun mencoba mengadu bakatnya dengan mengikuti Lomba Tari Jaipong se-Jawa Barat saat masih SD. Usahanya tak sia-sia dengan label juara 1 saat itu. Prestasi yang membuatnya semakin cinta terhadap tari tradisional.
Baca Juga:Rupanya Ini Penyebab Orangtua Tak Hadiri Pernikahan Atta Halilintar
"Pas SMP sempet off lomba, SMA ikut lagi," tuturnya.
![Osin dan penari lainnya berkolaborasi dengan Atta Halilintar dalam acara Youtube FanFest 2019. [Youtube Atta Halilintar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/02/25/39562-youtube-fanfest-2019.jpg)
Bakat menari Osin kemudian sampai ke telinga Youtuber Atta Halilintar, hingga kemudian ia dilibatkan dalam acara Youtube FanFest 2019 dan video klip 'Calon Bojo'.
Dalam project Atta Halilintar tersebut, Osin dan teman-temannya menampilkan tari tradisional Indonesia dari mulai Sabang sampai Merauke, serta modern dance.
Pengalaman yang membuatnya semakin terpacu untuk menekuni dan melestarikan tari tradisional. Khususnya jaipong yang sudah menemaninya sekitar 20 tahun lebih.
Ia berharap budaya tradisional, seperti tari jaipong tidak dilupakan. Malah semakin lestari oleh anak-anak muda.
Baca Juga:Kondisi Aurel Membaik, Atta Halilintar Langsung Siapkan Lokasi Nikah
"Mari kita sama-sama lestarikan seni tradisional ini. Aku berharap semakin banyak diminati," pungkas Osin. [Suara.com/Ferry Bangkit Rizki]