Pemkab Sukabumi Diminta Siapkan Ruang Karantina Bagi Pemudik

"Ruang karantina tersebut untuk memastikan bahwa para pemudik yang baru tiba dari luar daerah benar-benar sehat dan tidak terkonfirmasi positif Covid-19," kata Yudha.

Erick Tanjung
Senin, 26 April 2021 | 00:05 WIB
Pemkab Sukabumi Diminta Siapkan Ruang Karantina Bagi Pemudik
Ilustrasi--Ruangan karantina Covid-19 [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]

SuaraJabar.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meminta pemerintah daerah setempat untuk menyediakan atau menyiapkan ruang karantina khusus bagi pemudik yang datang ke kampung halamannya di Sukabumi.

"Ruang karantina tersebut untuk memastikan bahwa para pemudik yang baru tiba dari luar daerah benar-benar sehat dan tidak terkonfirmasi positif Covid-19," kata Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara kepada wartawan di Sukabumi, Minggu (25/4/2021).

Menurutnya, langkah ini sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 saat Ramadhan khususnya pada perayaan Idul Firtri 1442 H. Selain itu, kemungkinan ada saja warga yang melanggar aturan pemerintah tentang larangan mudik lebaran dengan nekat mudik seperti melalui jalur tertentu ataupun saat penjagaan longgar maupun dengan cara lainnya.

Tentunya, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 peran serta pengurus RT dan RW sangat penting dengan cara mendata dan melapor kepada Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 yang ada di wilayahnya masing-masing.

Baca Juga:Ini Tempat Uji Nyali Buat Pemudik yang Nekat Mau Berlebaran ke Kota Madiun

Harus diakui mudik lebaran sudah menjadi budaya sebagian warga di Indonesia khususnya Kabupaten Sukabumi, tetapi di tahun kedua perayaan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 ini masyarakat seharusnya bersabar demi keselamatan bersama agar terhindar dari bahaya virus mematikan ini.

"Larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah tentunya untuk kebaikan bersama, jangan sampai momen Idul Fitri di tahun ini terjadi ledakan jumlah warga yang tertular Covid-19," tambahnya.

Yudha mengatakan pihaknya pun mendukung upaya pemerintah dan aparat keamanan yang terus berupaya melakukan pencegahan seperti penyekatan di jalur-jalur yang kerap digunakan warga untuk mudik.

Alangkah baiknya warga mematuhi peraturan pemerintah tersebut, jangan nekat mudik karena bisa saja saat perjalanan bertemu dengan orang terkonfirmasi positif yang tanpa gejala akhirnya tertular dan menularkan kembali kepada keluarganya saat merayakan Idul Fitri.

Di sisi lain, di tengah semakin canggihnya alat komunikasi, warga bisa memanfaatkan untuk merayakan lebaran di tahun ini meskipun tidak bercengkrama langsung, tapi bisa bertatap muka dengan menggunakan smartphone, apalagi masyarakat di Sukabumi saat ini rata-rata sudah menggunakan smartphone. (Antara)

Baca Juga:Tangis Haru Mak Jeje Saat Rumahnya Akan Diperbaiki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak