alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penjagaan Gerbang Tol CIleunyi dari Pemudik tak Kendur hingga Dini Hari

Wakos Reza Gautama Minggu, 09 Mei 2021 | 09:47 WIB

Penjagaan Gerbang Tol CIleunyi dari Pemudik tak Kendur hingga Dini Hari
Ilustrasi polisi memeriksa kendaraan dari luar daerah Bandung Raya yang keluar dari Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24-4-2021). [ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi]

Karena itu penjagaan di Gerbang Tol Cileunyi diperketat untuk mencegah masuknya pemudik

SuaraJabar.id - Gerbang Tol Cileunyi adalah salah satu titik yang dijaga petugas untuk menyekat kendaraan di masa larangan mudik lebaran Idul Fitri 1442 H.

GT Cileunyi memang menjadi salah satu tol yang banyak dilalui oleh kendaraan karena GT ini menghubungkan banyak wilayah, di antaranya Kota Bandung, Majalengka, Majalaya, Garut, Tasik, Cicalengka, Sumedang, dll.

Karena itu penjagaan di Gerbang Tol Cileunyi diperketat untuk mencegah masuknya pemudik ke beberapa wilayah tersebut. Bahkan penjagaan pun tidak kendur ketika sudah memasuki dini hari. 

Seperti yang terpantau pada Minggu (9/5/2021) sekitar pukul 02.00 WIB. Petugas gabungan di gerbang terus melakukan pemeriksaan kepada setiap kendaraan yang lewat.

Baca Juga: Nekat Mudik ke Jawa Tengah, 105 Kendaraan Diminta Putar Balik di Prambanan

Menjelang waktu sahur, petugas masih memeriksa kendaraan baik yang memiliki letter D maupun bukan. Mereka memeriksa apakah penumpang di setiap kendaraan memiliki surat tugas dan surat keterangan rapid tes atau tidak.

 Oleh karena itu, pengetatan pengawasan di gerbang tersebut menjadi suatu hal yang penting dalam program larangan mudik.

Tidak sedikit jumlah kendaraan dengan kode wilayah di luar Bandung Raya yang melintas gerbang tol dalam pantauan Ayobandung.com--media jaringan Suara.com. Yang paling banyak terlihat adalah kendaraan dengan letter B.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil sudah memperingatkan kepada Polda Jabar bahwa akan ada pelintas-pelintas antarwilayah yang mencoba kesempatan di jam-jam malam.

Hal itu diungkapkannya saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya di Jalan Diponegoro, Rabu, 5 Mei 2021. "Saya titip ke Kapolda, ada perbincangan di medsos bahwa mereka (pemudik) akan curi-curi waktu saat petugas mungkin lagi istirahat. Makanya, 24 jam itu gantian," ujar Ridwan Kamil.

Baca Juga: Kumpulan Meme Kreatif dan Kocak Larangan Mudik 2021

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait