Membangun Ekosistem Kopi di Lereng Salak, Tempat Petani Jadi Jantung Rantai Nilai

Inisiatif luar biasa ini dikembangkan oleh Absolute Coffee bersama komunitas petani di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Andi Ahmad S
Senin, 16 Maret 2026 | 22:17 WIB
Membangun Ekosistem Kopi di Lereng Salak, Tempat Petani Jadi Jantung Rantai Nilai
Seorang Anak Kecil Tengah Menikmati Absolute Coffee [Ist]
Baca 10 detik
  • Absolute Coffee mengembangkan inisiatif agroforestri kopi di Desa Cipeuteuy, Sukabumi, bersama petani lokal.
  • Pendekatan ini berfokus menjaga TNGHS, meningkatkan hasil kebun, dan menyejahterakan petani melalui pendampingan profesional.
  • Proyek ini didukung pendanaan oleh Star Energy Geothermal untuk infrastruktur, kapasitas petani, dan perluasan pasar kopi.

SuaraJabar.id - Bicara soal kopi, kita mungkin lebih sering membahas tentang coffee shop yang menjamur di kota besar. Namun, pernahkah Anda menelusuri dari mana biji kopi berkualitas itu berasal?

Di lereng Gunung Salak, Sukabumi, sebuah inisiatif berbasis keberlanjutan tengah tumbuh. Bukan sekadar bisnis, melainkan sebuah misi untuk mengangkat harkat hidup petani lokal lewat pelestarian alam.

Inisiatif luar biasa ini dikembangkan oleh Absolute Coffee bersama komunitas petani di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Mengusung konsep agroforestri, mereka menyulap budidaya kopi bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan bagian dari gerakan pelestarian TNGHS (Taman Nasional Gunung Halimun Salak).

Baca Juga:Arus Mudik Lebaran 2026: 25 Juta Warga Jabar Siap Pulang Kampung, Kapan Waktu Terbaik Berangkat?

Bagi generasi muda, isu lingkungan kini menjadi perhatian utama. Pendiri Absolute Coffee, Muhamad Kosar, sangat memahami hal ini. Ia membangun usaha kopi yang menempatkan petani sebagai kunci utama rantai nilai.

Seperti yang ia tegaskan, 'Kopi bukan sekadar komoditas, tetapi bagian dari sistem ekologi yang lebih luas'

Melalui pendekatan agroforestri, Absolute Coffee menjaga harmoni antara tiga pilar penting, mulai dari produktivitas kebun kopi yang optimal, kelestarian lingkungan TNGHS dan peningkatan kesejahteraan petani secara nyata.

Saat ini, mereka aktif mendampingi tujuh Kelompok Tani Hutan (KTH) dan 13 Kelompok Tani (Poktan). Para petani dibimbing secara profesional dari hulu ke hilir mulai dari pemilihan bibit unggul, pengelolaan kebun, hingga teknik panen selektif yang hanya memetik buah kopi merah matang.

Tak hanya itu, proses pascapanen pun ditingkatkan melalui teknik fermentasi dan pengeringan higienis demi menghasilkan biji kopi kualitas premium!

Baca Juga:Terhempas dari Atap Angkot: Kisah Pilu Pria di Sukabumi yang Terjatuh Saat Jaga Karangan Bunga

Gerakan ini tentu tak lepas dari dukungan strategis. Pengembangan ekosistem kopi ini turut didukung penuh oleh Star Energy Geothermal yang beroperasi di kawasan Gunung Salak. Dukungan ini sangat vital bagi para petani.

"Star Energy memberikan dukungan pendanaan untuk penguatan dan pengembangan infrastruktur usaha, peningkatan kapasitas dalam kegiatan budidaya serta penanganan pascapanen kopi, serta mendukung upaya pengembangan dan penguatan branding Absolute Coffee guna meningkatkan daya saing produk dan perluasan akses pasar,” katanya kepada wartawan, Senin (16/3/2026).

Hasilnya? Terasa begitu nyata. Peningkatan kapasitas teknis membuat pengelolaan usaha tani menjadi lebih efektif dan profesional.

“Hal itu mendorong peningkatan produktivitas sekaligus pendapatan usaha,” ujar Kosar.

Tak hanya berfokus di kebun, Absolute Coffee juga menghadirkan kedai kopi di tengah desa. Kedai ini disulap menjadi pusat edukasi yang melahirkan Rumah Belajar (RUBE) Kopi Cipeuteuy.

RUBE kini menjadi titik temu diskusi antara petani, mahasiswa, peneliti, hingga wisatawan untuk melihat langsung proses dari kebun hingga secangkir specialty coffee nikmat di meja Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak