Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?

Berdasarkan rilis resmi BPJT, pengerjaan Seksi 3 (CibadakSukabumi Barat) sepanjang 13,70 km menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan Juni 2026.

Andi Ahmad S
Minggu, 14 Juni 2026 | 23:21 WIB
Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?
Salah satu Proyek Strategis Nasional - Ruas Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) (indonesia.go,id)
Baca 10 detik
  • Komisi V DPR RI dan BPJT meninjau proyek Tol Bocimi Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat pada 12 Juni 2026.
  • Progres konstruksi fisik Seksi 3 telah mencapai 81,49 persen dengan pembebasan lahan sebesar 85,80 persen hingga Juni.
  • Pemerintah mengatasi kendala teknis stabilitas lereng dan pasokan material untuk mempercepat konektivitas serta ekonomi wilayah Sukabumi.

SuaraJabar.id - Pembangunan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi (Bocimi) terus dikebut guna mempercepat konektivitas di wilayah Jawa Barat bagian selatan.

Komisi V DPR RI bersama petinggi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melakukan inspeksi lapangan untuk meninjau langsung progres konstruksi Tol Bocimi Seksi 3 segmen Cibadak–Sukabumi Barat, Jumat (12/6/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan proyek strategis nasional (PSN) sepanjang total 53,15 km tersebut berjalan sesuai target meskipun menghadapi sejumlah kendala teknis dan administratif.

Berdasarkan rilis resmi BPJT, pengerjaan Seksi 3 (Cibadak–Sukabumi Barat) sepanjang 13,70 km menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan Juni 2026, data pencapaian di lapangan adalah sebagai berikut:

Baca Juga:Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang

  • Pembebasan Lahan: 85,80%
  • Konstruksi Fisik: 81,49%

Kehadiran Seksi 3 ini nantinya akan melengkapi dua seksi yang sudah beroperasi sebelumnya, yaitu Seksi 1 (Ciawi–Cigombong) dan Seksi 2 (Cigombong–Cibadak), yang telah memberikan dampak signifikan pada pemangkasan waktu tempuh Bogor–Sukabumi.

Dalam pertemuan di lokasi proyek, BPJT mengidentifikasi tiga tantangan krusial yang harus segera diatasi agar konstruksi tidak terbengkalai:

Penetapan Lokasi (Penlok) Lahan Tambahan: Diperlukan Penlok baru untuk lokasi timbunan dan galian. Hal ini sangat teknis guna mendukung penerapan kemiringan lereng (slope) sesuai standar keamanan internasional demi mencegah risiko longsor dan menjaga stabilitas konstruksi jangka panjang.

“Kami terus mendorong percepatan penyelesaian melalui koordinasi intensif. Meskipun masih terdapat tantangan teknis terkait stabilitas lereng, berbagai langkah mitigasi terus dilakukan agar target penyelesaian konstruksi dapat tercapai tepat waktu,” ujar Wilan Oktavian, dilansir dari SukabumiUpdate -jaringan Suara.com, Minggu (14/5/2026).

“Kehadiran tol ini akan menjadi simbol nyata peningkatan konektivitas dan membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat Sukabumi dan sekitarnya,” pungkas Wilan.

Baca Juga:Akhir Pelarian Ayah di Surade Sukabumi yang Tega Cabuli Anak Kandung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini