Pangkas Waktu ke Palabuhanratu, Jalan Malasari-Cianten Bakal Ditembuskan ke Sukabumi

Proyek ini diproyeksikan menjadi solusi permanen untuk membuka isolasi wilayah di pedalaman serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di kawasan Barat Jawa Barat dan Banten.

Andi Ahmad S
Kamis, 04 Juni 2026 | 22:12 WIB
Pangkas Waktu ke Palabuhanratu, Jalan Malasari-Cianten Bakal Ditembuskan ke Sukabumi
Malasari Nanggung Bogor, salah satu akses menuju ke Sukabumi Jawa Barat [Andi Ahmad S/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Pemkab Bogor merencanakan pembangunan jalur poros baru pada tahun 2026 yang menghubungkan wilayah Kabupaten Bogor, Sukabumi, dan Lebak.
  • Proyek infrastruktur ini bertujuan membuka isolasi desa dan memperlancar konektivitas transportasi guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
  • Pemerintah daerah sedang menjalin kolaborasi lintas wilayah untuk membangun rute alternatif yang lebih efisien menuju destinasi wisata Palabuhanratu.

SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi menggulirkan rencana pembangunan jalur poros baru yang akan menghubungkan tiga wilayah strategis Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Lebak.

Proyek ini diproyeksikan menjadi solusi permanen untuk membuka isolasi wilayah di pedalaman serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di kawasan Barat Jawa Barat dan Banten.

Megaproyek infrastruktur ini telah secara resmi dimasukkan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk Tahun Anggaran 2026.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa fokus utama proyek ini adalah membuka akses jalan yang menyambungkan Desa Malasari (Kecamatan Nanggung) dengan wilayah Cianten (Kecamatan Leuwiliang).

Baca Juga:Kabar Baik Pengendara Sukabumi - Bogor, Jembatan Pamuruyan Baru Mulai Beroperasi

Selama ini, mobilitas warga di dua titik ini terhambat oleh medan perbukitan yang belum terhubung secara layak.

"Kami pada 2026 membuat perencanaan baru, yaitu menghubungkan antara Jalan Malasari dengan wilayah Cianten sehingga ekonomi bisa bergerak," ujar Rudy Susmanto, belum lama ini kepada wartawan.

Jalur ini diharapkan menjadi penghubung vital menuju Sukabumi dan Lebak tanpa harus melintasi kemacetan di jalur tengah Kabupaten Bogor yang selama ini menjadi satu-satunya akses utama.

Pemkab Bogor menyadari bahwa proyek sebesar ini memerlukan kolaborasi antar-pemerintah daerah. Komunikasi intensif mulai dijalankan dengan Pemkab Lebak (Provinsi Banten) dan Pemkab Sukabumi.

"Kami mulai membangun komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk bersama-sama membangun jalur Poros Lebak-Bogor-Sukabumi," tambah Rudy.

Baca Juga:Drama Jemput Paksa Petinggi BGN: Dadan Diciduk di Bogor, Satu Tersangka Sembunyi di Hotel

Jika terealisasi, wisatawan dari arah Jakarta atau Bogor yang hendak menuju kawasan Palabuhanratu akan memiliki rute alternatif yang lebih singkat, asri, dan bebas macet. Jalur ini akan terhubung langsung dengan Jalan Malasari yang saat ini tengah diperlebar dan dikembangkan sebagai gerbang utama Bogor Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini